Kisah Gerrard Diteror Gangster

Kisah Gerrard Diteror Gangster

- Sepakbola
Kamis, 10 Apr 2008 12:11 WIB
Kisah Gerrard Diteror Gangster
Lincoln - Steven Gerrard diteror sekelompok gangster yang berusaha memerasnya dengan sejumlah uang. Mobil bintang Liverpool itu dirusak dan kakinya berusaha dilumpuhkan dengan cara ditembak!

Itulah sekelumit kisah Stevie G yang terjadi tujuh tahun lalu. Untuk menjauhkan teror tersebut dari Gerrard, sang ayah, Paul Gerrard, pun menyewa seorang tukang pukul bernama John Kinsella untuk membereskan para gangster yang menyebut diri mereka "The Psycho" itu.

Singkat cerita Kinsella berhasil menuntaskan mimpi buruk Gerrard. Baik Gerrard dan ayahnya pun langsung mengucapkan terima kasih kepada pria berusia 43 tahun itu. Tapi, bagaimana ceritanya sih kisah lama ini bisa muncul kembali ke permukaan?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diberitakan The Sun, Kinsella, bersama tiga orang rekannya, rupanya tengah menghadapi tuntutan dari pengadilan Lincoln akibat dituduh melakukan pembobolan sebuah bangunan dan mencuri uang sebesar 41.000 poundsterling. Ia pun mengelak. Menurutnya, ia tidak mencuri apapun karena saat itu ia tengah melaksanakan tugasnya sebagai seorang tukang pukul sewaan.

Untuk menguatkan bukti dirinya bekerja sebagai seorang tukang pukul sewaan, Ia menunjukkan pada juri sebuah surat terima kasih dari ayah Gerrard yang menunjukkan ia pernah menyelamatkan bintang Inggris itu dari ancaman sekelompok gangster. Surat itu berbunyi:

"Saya ingin mengungkapkan bahwa tahun 2001 anak saya Steven pernah diteror oleh sekelompok gangster yang menamai diri mereka The Psycho yang telah mencoba melumpuhkan anak saya dengan menembak kakinya,"

"Mereka juga mencoba memeras uang dari Steven dalam jumlah yang sangat banyak. Kami pun mengontak pihak kepolisian demi keamananannya. Kejadian ini berlangsung sangat lama, mobil Steven pernah dirusak dan ia juga pernah dikejar mereka ketika tengah menyetir pulang dari latihan,"

"Kami pun dikenalkan kerabat kami kepada John Kinsella. Ia pun menenangkan kami dengan mengatakan akan menakhiri ini semua. Lalu, kami pun tak pernah mendapat gangguan lagi dari para gangster. Saya dan Steven sangat menghormati John."


Lalu, selamatkah Kinsella dari tuduhan tersebut? Ternyata belum. Sampai saat ini pihak pengadilan memutuskan untuk melanjutkan penyelidikan walaupun mereka telah membaca "surat sakti" tersebut. (roz/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads