Agenda soal pemilihan ketua umum baru memang adalah yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia. Di sini PSSI diuji kembali apakah mereka akan melanggar janji mereka untuk menghelar Pemilu usai kepengurusan periode 2007-2011 habis masa tugasnya.
Banyak isu yang beredar mengatakan jika Kongres Tahunan nanti hanya sebagai arena untuk melanggengkan posisi Nurdin Halid sebagai ketua umum PSSI empat tahun ke depan. Namun apapun isu itu, yang pasti revolusi di tubuh organisasi sepakbola tertinggi di tanah air itu harus cepat dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SFC termasuk yang undangan dalam kongres yang akan dihadiri 33 Pengprov dan 100 klub yang berasal dari ISL hingga Divisi Tiga. Semustinya 108 namun ada lima asosiasi yang belum terbentuk dan tak punya hak suara, serta tiga klub yang mundur Persema Malang, PSM Makassar dan Persibo Bojonegoro, yang otomatis suaranya hilang.
"Kami pun juga membawa agenda, yaitu soal kriteria Ketua Umum PSSI dan juga soal perbaikan kualitas wasit, demi kebaikan semuanya, baik dari sisi teknis maupun moral," sambungnya.
Ketika ditanya soal apakah SFC setuju jika Nurdin tetap memimpin PSSI hingga empat tahun mendatang, Hendri tak banyak berkomentar."Soal itu, dari SFC wait and see saja," tuntasnya.
(mrp/din)











































