Hawa di Surabaya Mulai Bergolak

Jelang Persebaya vs Persija

Hawa di Surabaya Mulai Bergolak

- Sepakbola
Kamis, 23 Des 2004 12:15 WIB
Surabaya - Meskipun baru diguyur hujan deras selama hampir dua jam, namun hawa di kota Surabaya sudah langsung 'bergolak' menyusul aktivitas Bonekmania yang mulai berduyun-duyun menyerbu Stadion Gelora 10 November Tambaksari, tempat akan digelarnya pertandingan Persebaya melawan Persija Jakarta Kamis (23/12/2004) sore ini.Atmosfer panas sudah terasa di jalur-jalur protokol ibukota Jawa Timur itu. Para suporter fanatik "Bajul Ijo" tampak mulai bergerombol di sejumlah ruas jalan seperti di pertigaan jembatan layang Gubeng, perempatan Wonokromo, bundaran Waru, perempatan jl. Darmo, dan lain-lain.Sebagian besar dari mereka membawa berbagai poster, spanduk, atau syal-syal bernada dukungan kepada tim kesayangannya. Wajah mereka juga banyak yang coreng-moreng oleh cat. Semua atribut itu berwarna sama, hijau, karena itulah warna kebesaran Persebaya.Sekalipun pertandingan krusial ini melibatkan dua tim, namun tidak terlihat sama sekali calon penonton yang memakai atribut berwarna oranye. Ya, fans Persija yang dikenal dengan sebutan The Jakmania dilarang ke Surabaya demi menghindari terjadinya kerusuhan antarsuporter.Aparat keamanan juga mulai berjaga-jaga di berbagai titik strategis. Mereka bersiaga untuk mengantisipasi ulah para bonek yang kerap melakukan pemerasan kepada pengendara mobil atau toko-toko yang berada di dekatnya.Gerombolan penggila bola itu banyak yang mencari-cari tumpangan truk atau mobil bak terbuka untuk mengangkut mereka ke Tambaksari. Namun tidak sedikit dari mereka yang berkelompok-kelompok dengan menunggangi sepeda motor.Sementara itu dari sekitar stadion, berdasarkan pantuan detikcom, walaupun baru akan dibuka pukul 12 siang, namun ratusan calon penonton sudah mulai antri di depan loket-loket yang disediakan panitia karena takut kehabisan tiket.Pertandingan sore nanti menurut rencana akan disaksikan langsung oleh Menpora Adhyaksa Dault, ketua umum KONI Pusat Agum Gumelar, jajaran pengurus PSSI, dan Gubernur Sutiyoso beserta empat walikota DKI Jakarta. Gubernur Imam Utomo dan beberapa pejabat lain dari jajaran pemprov Jatim juga dipastikan duduk di tribun kehormatan.Perwakilan PSM Makassar juga datang kalau-kalau tim Sulawesi Selatan itu menang besar dari PSMS Medan di Mattoangin dan partai Persebaya-Persija berkesudahan imbang. Karena jika demikian, PSM-lah yang juara. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads