Berita bubarnya Persik awalnya dilaporkan suratkabar lokal di Kediri hari ini. Dan saat dikonfirmasi, manajemen "Macan Putih" membenarkan.
"Benar dibubarkan, tapi yang dibubarkan tim (ISL)-nya, bukan Persik-nya," ucap Sekretaris Umum Persik Kediri, Barnadi, saat dihubungi via telepon, Jumat (15/1/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Persik gagal masuk kompetisi ISL karena dinilai tidak mampu secara finansial untuk mengarungi musim 2015. Bersama Persiwa Wamena, mereka dinyatakan tidak lolos verifikasi finansial.
"Iya (terima keputusan liga). Memang sepakbola harusnya profesional seperti itu. Kalau tidak bisa (finansial), ya dicoret," ujar Barnadi
"Cari sponsor tambahan juga tidak ada yang masuk."
Ketika ditanya soal suporter yang rencananya akan turun ke jalan pada Sabtu (17/1) besok, Barnadi, justru balik bertanya. "Yang mau dituntut siapa? Wong Persik memang tidak punya uang kok," sahutnya.
(mcy/a2s)











































