DetikSepakbola
Kamis 12 Juli 2018, 16:57 WIB

Penonton Emosi Tiket Nonton Piala AFF U-19 Dikuasai Calo

Suparno - detikSport
Penonton Emosi Tiket Nonton Piala AFF U-19 Dikuasai Calo Penonton yang tak mendapatkan tiket semifinal Piala AFF U-19 antara Indonesia dengan Malaysia kecewa berat. (Suparno/detikSport)
sidoarjo - Tiket nonton pertandingan Timnas Indonesia dengan Malaysia di semifinal Piala AFF U-19 habis. Suporter menjadi emosi setelah mengetahui ada di tangan calo.

Loket tiket nonton pertandingan semifinal Piala AFF U-19 diserbu suporter sejak Kamis (12/7/2018) dini hari. Mereka rela antre berdesak-desakan untuk mendapatkannya.

Tapi, apes bagi mereka, tiket habis hanya dalam tempo dua jam. pengalaman itu didapatkan Linda (48) warga Banyuwangi. Dia antre tiket sejak pukul 05.00, namun mereka bersama keluarganya tidak mendapat tiket.

"Kami berempat dengan keluarga sedang antri, namun sampai depan loket. Tiket oleh panpel untuk tiket ekonomi dinyatakan habis," kata Linda kelada detikSport di Stadion Delta Sidoarjo, Kamis (12/7/2018).

Penonton Emosi Tiket Nonton Timnas U-19 di Tangan Calo  Antrian tiket nonton Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. (Suparno/detikSport)


Linda sangat kecewa dengan pemberitahuan oleh panpel tersebut. Padahal loket dibuka sekitar pukul 07.15 WIB dan tiket sudah dinyatakan habis sekitar pukul 09.15 WIB.

"Informasi yang aku dapat jumlah tiket keseluruhan totalnya 26 ribu. Dijual secara online hanya 2 ribu, sisanya 24 ribu di jual secara offline, tapi dalam waktu dua jam habis itu yang tidak masuk akal," Linda menambahkan.



Kekecewan juga disampaikan Risma, warga Sidoarjo. Dia menjadi emosional setelah mendapatkan tawaran tiket dari calo di area stadion.

"Tadi ada yang menawari untuk tiket ekonomi seharga Rp 100 ribu. Padahal harga tiket ekonomi hanya Rp 50 ribu," kata Risma.

Risma berharap, untuk pertandingan pada saat final nanti, panpel sebaiknya memperhatikan calon penonton yang benar-benar ingin menyaksikan pertanding. Jangan sampai ada event seperti ini dimanfaatkan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab hanya untuk kepentingan pribadi.

"Aneh kan, tiket dinyatakan habis, namun ada seseorang yang menawarkan tiket. Apalagi orang tersebut membawa tiket lebih dari dua," ujar Risma.

Hal serupa juga disampaikan Abraham (19). Warga Prambon Sidoarjo itu sengaja datang lebih siang. Dari pengalaman di pertandingan babak grup, toh dia masih bisa mendapatkannya. Bukan dari loket resmi memang, namun harganya masih terjangkau.

"Kemarin beli tiket melalui seseorang tapi harganya masih terjangkau. Sekarang harga tiket ekonomi Rp 100 ribu, kalau sampai nanti tidak mendapatkan, ya terpaksa," ujar Abraham.



Sementara itu, Kaplsek Sidoarjo Kota Kompol Rochsulullah mengatakan pihaknya sudah memberikan informasi bahwa sampai saat ini semua tiket sudah habis. Namun mereka masih tidak percaya, sehingga duduk-duduk di depan loket dengan harapan loket buka kembali.

"Sebenarnya mereka sudah mengetahui tiket habis, selain itu kami sudah menyampaikan bahwa calon penonton yang tidak mendapatkan tiket. Panpel menyediakan dua layar lebar di timur parkir stadion dan utara stadion," Rochsululloh menjelaskan.



(fem/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed