Hidayat Ingin Segera Dipanggil Komdis soal Pengaturan Skor

Amalia Dwi Septi - Sepakbola
Kamis, 29 Nov 2018 23:41 WIB
Anggota Exco PSSI Hidayat dituding terlibat pengaturan skor. (Foto: Hasan Al Habshy)
Jakarta - Anggota Komite Eksekutif PSSI Hidayat meminta Komisi Disiplin PSSI segera menindaklanjuti tuduhan pengaturan skor yang menyeretnya. Dia ingin kasus ini dibuka secara gamblang.

Nama Hidayat terseret dalam dugaan match fixing di pertandingan delapan besar Liga 2 yang mempertemukan Madura FC melawan PSS Sleman. Hal itu diungkapkan oleh manajer Madura FC Januar Herwanto.




Hidayat membantah tuduhan tersebut. Agar masalah itu tak berkepanjangan, pria yang menjabat sebagai dosen di salah satu kampus di Surabaya itu meminta agar komdis turun tangan.

"Peristiwa ini sebenarnya hal biasa dalam federasi tetapi menjadi hal yang tidak biasa karena menyangkut Exco. Sehingga beban itu bukan beban pribadi, tetapi juga beban federasi," ujar Hidayat saat ditemui di Jakarta, Kamis (29/11/2018).

"Oleh karena itu supaya beban itu lebih ringan, tolong Komdis menyidangkan dengan fakta fakta sebenarnya. Tadi malam saya sudah sampaikan kalau saya salah, saya mengundurkan diri sebelum diberhentikan."




"Kedua, supaya PSSI tidak terlalu berat karena menyangkut Exco yang dianggap bersalah. Kalau pelatih dan pemain selesai tidak bisa macam-macam. Apalagi PSSI saat ini sedang bisa dibilang lagi sakit karena masalah berbagai macam. Jadi saya ingjn segera dipanggil komdis agar selesai," imbuhnya.

Namun begitu, Hidayat belum mau membeberkan siapa dalang dibalik rencana pengaturan skor tersebut. Dia hanya menyebut bahwa orang itu tidak masuk dalam jajaran manajemen PSS Sleman.

"Saya ini kan seorang terdakwa. Saya tinggal menjawab apa yang ada di sana. Tinggal Komdis butuh saksi yang mana. Saya tidak bisa mendatangkan saksi itu. Dan kalau saya tidak bisa mendatangkan saksi itu dianggap salah, ya selesai. Karena itu sudah lewat semua," ujarnya.




Eks manajer Persibo Bondowoso itu juga meluruskan bahwa kejadian itu terjadi bukan di babak delapan besar, tetapi sudah beberapa bulan lalu.

"Ini sudah beberapa bulan yang lalu. Nah handphone saya ini secara alami terinstal ulang. Artinya saya tidak bisa berbuat alasan. Kalau dicek ke IT bisa saja selesai," kata Hidayat. (ads/raw)