sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 30 Nov 2018 23:44 WIB

Edy Rahmayadi Didesak Mundur, Gede: Serahkan pada yang Punya Vote

Mercy Raya - detikSport
Foto: Luthfiana Awaluddin/detikSport Foto: Luthfiana Awaluddin/detikSport
Jakarta - Persija Jakarta tak ingin secara terang-terangan meminta Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi untuk mundur dari jabatannya. Macan Kemayoran memilih mengikuti prosedur yang ada.

Hal itu disampaikan Direktur Persija Gede Widiade ketika diminta sikapnya terkait desakan publik soal desakan publik yang menuntu Edy mundur.

Sebelumnya, Persib Bandung, melalui manajernya, Umuh Muchtar, telah lebih dulu melontarkan kekecewaanya atas kepemimpinan Edy. Mereka mendukung jika Edy mundur dari jabatannya.


Umuh mengaku bingung dengan komitmen Edy yang dianggap tidak jelas. Pasalnya, tidak hanya menjadi ketua umum PSSI, Edy juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara.

"Kalau mau dipertahankan atau out Pak Edy, serahkan kepada yang punya vote atau hak. Pak Umuh itu ngajak 15 juta orang Bandung untuk Edy Out ya tidak bisa. Mau diapain percuma. Ngabis-ngabisin pulsa, ngapain," kata Gede dalam acara diskusi bersama PSSI Pers di Kawasan Kemang, Jakarta, Jumat (30/11/2018).


Menurut Gede, ada cara lain yang lebih baik untuk mengkritisi sikap purnawirawan Letnan Jenderal TNI tersebut.

"Pakai mekanisme. Kalau dimundurkan tanpa mekanisme kan lucu, ini kan federasi. Mari kita junjung aturan main berhidup di sepakbola," ujar dia.

"PSSI milik kita, kritik positif selalu, positif thinking. Jangan mengatakan orang lama itu negatif semua jadi Bapak Edy harus dihabiskan dengan orang lama gak fair. Wong semua enggak tahu mana orang baik di PSSI."

"Tapi kalau kalian katakan harus dibersihkan semua siapa yang mau masuk, mafia-mafia lagi. Orang bisnis itu lebih bejat lagi dari pada orang bola," tegas Gede. (mcy/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com