sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 16 Jan 2019 12:17 WIB

Gelar Kongres Tahunan, PSSI Harus Bersih-Bersih dari Pengurus Nakal

Yanu Arifin - detikSport
Foto: Hasan Al Habshy Foto: Hasan Al Habshy
Jakarta - PSSI akan menggelar kongres tahunan. Federasi sepakbola Tanah Air itu wajib bersih-bersih dari pengurus nakal.

Kongres Tahunan PSSI digelar di Nusa Dua, Bali, 20 Januari 2019. Dua hal akan dibahas, yakni terkait isu match fixing atau pengaturan skor dan agenda Timnas Indonesia di 2019.

Terkait pengaturan skor, PSSI sedang disorot lantaran sejumlah pengurus dan wasit justru terlibat praktik kotor itu. Hidayat (anggota Exco) sudah mundur dari PSSI, sedangkan Johar Lin Eng (Asprov Jateng) dan Dwi Irianto (anggota Komdis) sudah diciduk kepolisian. Juga wasit Nurul Safarid.

Menurut pegiat sepakbola dari lembaga Save Our Soccer, Akmal Marhali, PSSI wajib bersih-bersih dari pengurus nakal. Sebab, pengurus justru yang melanggengkan pengaturan skor.


"Masalah pengaturan skor. Itu penyakit kita dalam 20 tahun terakhir bahkan lebih, ya itu pengaturan skor, match fixing, match acting, di settinglah, itu penyakit sehingga sepakbola kita tidak berprestasi. Makanya PSSI dalam kongres nanti harus fokus dan juga bisa mencarikan jalan terbaik untuk perang terhadap match fixing," kata Akmal saat dihubungi detikSport, Rabu (16/1).

"Jalan terbaiknya apa? Ya bersih-bersihlah pengurus PSSI dari oknum-oknum yang selama ini terlibat dalam pengaturan skor. Orang-orang PSSI tahu sendiri kok. Mereka tahu sama tahu siapa yang sering terlibat, tinggal kemudian yang semacam ini dibersihkan kalau sepakbola kita ingin jadi lebih baik lagi," dia menambahkan.

"Tapi, kalau kemudian hanya menjadi perkumpulan orang dengan kepentingan bisnis saja ya tidak akan menghasilkan apa apa, cuma fatamorgana saja semuanya," Akmal menegaskan.

(yna/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com