sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 08 Feb 2019 12:55 WIB

Pengurus Persija Mundur Ramai-Ramai karena Ada yang Punya Niat Tak Baik

Mercy Raya - detikSport
Foto: Mercy Raya/detikSport Foto: Mercy Raya/detikSport
Jakarta - Dewan Pembina Persija Jakarta, Syafruddin, menyebut keputusan Gede Widiade dan Rafil Perdana mundur dari manajemen Macan Kemayoran karena ada yang berniat tidak baik. Dia berharap masalah segera tuntas.

Tujuh pengurus Persija mundur seiring munculnya dugaan dokumen keuangan yang dirusak ditemukan Satgas Anti Mafia Bola. Gede dan Rafil meninggalkan jabatan bersamaan dengan penggeledahan kantor Persija pada 1 Februari. Setelah itu, lima pengurus lain menempuh jalan serupa.

Situasi itu memantik perhatian publik. Sebab, Persija baru saja menuai sukses besar, menjadi juara Liga 1 2018.

Syafruddin mengatakan tak mengetahui detail alasan keputusan mundur petinggi-petinggi Persija tersebut. Dia hanya dipamiti karena ada masalah internal di dalam manajemen.


"Nah itu bagian dari yang saya sampaikan bahwa di dunia sepakbola tak semua melakukan niat-niat yang bagus tentu ada gap-gap yang terjadi," kata Syafruddin.

"Silakan dalami itu saya tak begitu tahu, saya hanya pembina, manajerial saya tak tahu dan tak pernah tahu. Saya hanya pembina, saya hanya dipamiti mereka mundur karena hal-hal yang tak profesional," mantan CdM kontingen Indonesia itu menambahkan.

Syafruddin tak mau berkomentar banyak tentang kasus pengaturan skor di tubuh PSSI dan penggeledahan di kantor bekas PT Liga Indonesia yang kemudian digunakan sebagai kantor pemasaran Persija. Dia berharap masalah segera selesai.

"Persija juga diselesaikan dengan baik jangan setengah-setengah. Aparat yang tengah menangani masalah ini, baik itu di PSSI atau klub selesaikan dengan tuntas. Yang terlibat betul-betul diproses hukum," dia menambahkan.

(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed