sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 16 Des 2019 14:36 WIB

Jadwal Liga 1 2020 Belum Jelas, Pelatih Persib Bandung Heran

Dony Indra Ramadhan - detikSport
Jadwal Liga 1 2020 yang belum definitif dipertannyakan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Bandung - PT Liga Indonesia Baru (LIB) merencanakan tanggal kickoff Liga 1 2020. Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, dibuat heran jadwal lengkap belum jelas.

Liga 1 direncanakan kick-off akan berlangsung mulai 1 Maret mendatang. PT LIB mengaku sudah melakukan koordinasi dengan PSSI, untuk mengakomodir kepentingan Timnas Indonesia.

Selain itu, jadwal di kompetisi antarklub Asia juga menjadi pertimbangan lain dari PT LIB untuk menyusun jadwal lengkap. Hal itu diungkapkan oleh manajer PT LIB, Asep Saputra.

Robert menanggapi hal itu. Dia menilai bahwa belum tersusunnya jadwal Liga 1 musim depan bukan suatu hal yang wajar.

"Soal liga sudah usai, wajarnya di setiap negara di dunia, ketika liga sudah selesai maka klub sudah tahu kapan liga musim depan akan mulai. Tapi ini sudah memasuki pekan terakhir di kompetisi, tapi belum ada kabar musim baru akan dimulai," ucap Robert di Bandung, Minggu (15/12/2019).


Robert mengatakan kepastian kapan bergulirnya kompetisi musim depan sangat penting. Pasalnya hal itu mempengaruhi kesiapan tim.

"Jika hal ini terus terjadi, dan pihak federasi juga tidak mengubah ini, kami tidak akan berprogres. Saya sebagai pelatih ingin merancang rencana dengan pemain soal kapan kami mulai melakukan pramusim, tetapi tidak ada yang tahu," tuturnya.

Robert juga menyoroti padatnya jadwal di liga Indonesia. Apalagi dia mendengar rumor akan digelarnya Piala Presiden dalam waktu dekat.

"Ketika liga usai, kami belum tahu kapan liga musim depan akan dimulai. Saya juga mendengar ada rumor Piala Presiden akan digelar lagi dan kompetisi digelar di awal Maret. Tidak ada kasus seperti ini di dunia yang menggelar kompetisi di masa pramusim. Jika Piala Presiden digelar dua pekan setelah liga musim ini usai, kapan pemain akan istirahat. Pemain seolah-olah seperti yoyo, mereka pasti kelelahan, wasit juga kelelahan. Jadi bagaimana pemain bisa istirahat, menyegarkan kondisinya," kata dia.



"Pemain butuh istirahat dan sulit untuk bermain di Piala Presiden jika hanya beristirahat dua pekan. Jika di negara lain, setiap tim mengisi pramusim dengan laga-laga eksebisi atau mereka mengisi kegiatan dengan tur ke Cina atau Indonesia, untuk membangun ketertarikan. Tapi jika dengan kompetisi, pemain lebih dituntut untuk terus menang dan tidak ada waktu bagi mereka istirahat ketika kompetisi sesungguhnya digelar," kata dia menambahkan.

Robert juga menyinggung soal tak digelarnya Piala Indonesia tahun 2019. Di tahun ini, PSSI justru menggelar Piala Indonesia periode 2018. Menurutnya, menjalankan kompetisi liga edisi 2018 di tahun yang berbeda menyalahi aturan FIFA.

"Lalu saya bertanya kenapa tidak ada Piala Indonesia di tahun ini. Pada 2019 itu sebenarnya tidak ada Piala Indonesia, hanya 2018 ada Piala Indonesia dan tidak tuntas, itu baru tuntas di tahun berikutnya. Silakan cek aturan FIFA. Tidak diperbolehkan untuk menuntaskan kompetisi di tahun berikutnya, setiap gelaran di negara tidak boleh melewati kalender FIFA yang berlaku. Tapi ini berakhir di tahun 2019. Kenapa tidak ada Piala Indonesia resmi yang digelar di tahun 2019, Kenapa tidak membuat Piala Presiden, semacam FA Cup selama kompetisi, seperti di negara lain. Saya memberikan saran untuk memajukan sepak bola," tuturnya.





Simak Video "Persib Bandung Resmi Gaet Zulham Zamrun"
[Gambas:Video 20detik]
(dir/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com