sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 07 Apr 2020 12:40 WIB

Presiden Borneo FC Terharu Pemainnya Mau Terima 25 Persen Gaji

Randy Prasatya - detikSport
Borneo FC Pemain Borneo FC setuju dipotong gajinya selama pandemi virus Corona.
Jakarta -

Pemain Borneo FC sudah sepakat cuma menerima gaji 25 persen saja selama status force majeure Shopee Liga 1 2020. Nabil Husein sangat terharu.

PSSI menyatakan status force majeure untuk Shopee Liga 1 dan Liga 2 sejak Maret sampai Juni 2020 karena pandemi virus Corona. Situasi itu membuat klub bisa melakukan perubahan kontrak dan menggaji pemain dari periode tersebut maksimal 25 persen dari nilai kontrak awal.

Borneo FC sudah berdiskusi dengan pemain terkait pemotongan gaji. Semua pemain diklaim setuju dan itu membuat Nabil selaku presiden klub terharu.

"Saya berterima kasih karena pemain bisa mengerti kondisi ini, hal-hal positif inilah yang membuat saya terharu di tengah situasi sulit saat ini, dan saya berharap semoga keadaan kembali normal dan kita semua sehat-sehat," kata Nabil seperti dikutip dari situs resmi Borneo FC.

Di sisi lain, meski mengalami pemotongan gaji, pemain-pemain Borneo FC masih menyempatkan diri untuk mengeluarkan uang 2 persen dari gaji untuk sumbangan. Ini diharap bisa membantu penanganan virus Corona secepat mungkin.

"Ini kesepakatan pemain untuk menyumbang bagi penanganan corona. Ini hal yang baik karena dengan membantu dengan cara ini, semoga bisa meringankan beban kita bersama dalam penanganan virus Covid-19 ini," kata penggawa Borneo FC, Sultan Samma.

"Ini bentuk solidaritas pemain Borneo peduli terhadap sesama. Mohon doanya semoga Covid-19 ini hilang secepatnya dan kita bisa kembali bermain bola lagi di liga," tegasnya.



Simak Video "Merasa Dirugikan Wasit, Persela Lamongan Layangkan Protes ke PSSI"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com