sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 12 Jul 2020 17:00 WIB

Tak Dapat Perhatian Pemprov, Borneo FC Bakal Swab Test Mandiri

Muhammad Robbani - detikSport
Logo Klub Liga 1 mulai dari Arema, Bali United, Borneo FC, Bhayangkara, Madura United, Mitra Kukar, Persebaya, Persela, Perseru, Persib, Persija, Persipura, PS Tira, PSIS, PSM, PSMS, dan Sriwijaya Borneo FC akan melakukan swab test sebelum Shopee Liga 1 mulai lagi. (Foto: Infografis Detiksport)
Jakarta -

Borneo FC berencana melakukan swab test mandiri sebelum lanjutan Shopee Liga 1 2020. Klub berharap mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Swab test adalah bagian dari protokol kesehatan yang akan diterapkan Borneo untuk memastikan kesehatan timnya. Sejauh ini belum ada tawaran dari Pemprov Kaltim terkait rencana swab test yang akan dilakukan Borneo.

Pesut Etam pun mengaku mengaku cemburu dengan Persib Bandung. Pemprov Jawa Barat lewat Gubernur Ridwan Kamil belum lama ini memfasilitasi Persib untuk menjalani swab test kepada 48 anggota klub baik pemain dan staf. Tes itu dilakukan sebanyak dua kali pada 3 dan 6 Juli lalu.

Borneo menilai langkah yang dilakukan Pemprov akan sangat baik jika diterapkan di semua klub yang saat ini tengah kesulitan keuangan. Borneo FC merasa tak pernah mendapatkan perhatian seperti itu dari Pemprov Kaltim.

"Perhatian Pemerintah Kaltim kurang, tak ada bantuan. Tapi bukan bantuan yang kami harapkan, melainkan perhatian," kata Presiden Borneo, Nabil Husein, kepada detikSport, Minggu (12/7/2020).

"Kami ingin juga mendapat perlakukan seperti apa yang dilakukan Pak Ridwan, itu sebuah perhatian yang baik," ujarnya menambahkan.

Sebenarnya tes COVID-19 akan menjadi salah satu fasilitas yang akan diberikan PSSI kepada para peserta kompetisi. Namun hal itu hanya diberikan saat kompetisi sudah berjalan.

Itupun hanya rapid test yang tingkat akurasinya lebih rendah dibanding swab test. Oleh karena itu Borneo FC memilih untuk menggelar swab test mandiri sebelum bergulirnya Liga 1.

"Bantuan rapid test dari federasi atau LIB itu kalau liga sudah berjalan. Kami rencananya pada saat kumpul nanti, bukan menggelar rapid, tapi swab test biar lebih akurat," ucap Nabil.

"Sebelum berkumpul dan sebelum latihan saya mau ada tes dulu, hasilnya keluar baru kami latihan. Sekarang ini tinggal Javlon (Guseynov) yang masih di Indonesia. Tapi pekan depan ke dia ke Uni Emirat Arab, tinggal di sana dulu. Nanti saat klub kasih lampu hijau baru mereka semua akan datang," tutur Nabil.



Simak Video "Merasa Dirugikan Wasit, Persela Lamongan Layangkan Protes ke PSSI"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com