sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 09 Nov 2020 21:40 WIB

Pemain Garuda Select Tak Dijamin Masuk Timnas Indonesia

Mohammad Robbani - detikSport
Garuda Select PSSI menegaskan Garuda Select tak otomatis masuk Timnas Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

PSSI menegaskan pemain terpilih Garuda Select tak dijamin masuk ke Timnas Indonesia. Terkini sudah ada 21 pemain yang terpilih program Garuda Select Jilid III.

Hal itu diungkapkan Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri terkait program Garuda Select Jilid III yang telah merampungkan tahap seleksi. Direktur Sepakbola Garuda Select, Dennis Wise, telah menetapkan 21 pemain dari total 130 pemain yang ikut menjalani seleksi.

Dikutip dari SuperSoccer, Garuda Select III akan diberangkatkan ke Inggris pada 20 November mendatang. Sama seperti kegiatan terdahulu, Garuda Select III juga akan menjalani program latihan selama enam bulan di Eropa.

Tak ada jaminan pemain Garuda Select otomatis bakal dipanggil Timnas Indonesia meski program ini adalah kolaborasi antara PSSI dan Mola TV. Panggilan ke memperkuat negara tetap akan melalui jalur tahap seleksi atau metode pilihan Pelatih Timnas Indonesia.

"Program latihan dibuat 100 persen oleh Dennis Wise cs di sana. Mereka akan latihan 6 bulan, semoga bisa kelak mereka bisa menjadi calon pemain timnas," kata Indra Sjafri kepada wartawan.

"Tapi bukan berarti mereka otomatis akan masuk ke timnas. Buktinya, kemarin saja cuma David (Maulana), Bagas (Kaffa), Brylian (Aldama), atau Bagus (Kahfi) saja yang dipanggil (Timnas Indonesia U-19)," ujarnya menambahkan.

Meski begitu, sebenarnya ada banyak pemain menonjol dari Garuda Select yang dipanggil ke Timnas Indonesia baik itu U-16 dan U-19. Pada perjalanannya, beberapa tersisih juga seperti Sutan Diego Zico hingga Fajar Fathur Rahman.

Tapi, ucapan Indra Sjafri tak sepenuhnya salah karena faktanya memang menunjukkan bahwa tak semua pemain Garuda Select dari edisi pertama dan kedua terpilih masuk ke Timnas Indonesia. Misalnya Edgar Amping hingga Rafli Asrul yang belum pernah merasakan panggilan Timnas Indonesia kelompok usia meski bermain cukup baik bersama Garuda Select.

Indra Sjafri berharap program Garuda Select bisa bermanfaat semaksimal mungkin buat sepakbola Indonesia, terutama untuk menyumbang pemain ke Timnas Indonesia. Ia memastikan akan berkomunikasi dengan tim pelatih Garuda Select agar perkembangan pemain bisa bermanfaat buat Timnas Indonesia.

"Sistem komunikasi kami (PSSI) adalah dari Mola TV ke Dirtek. Saya akan berusaha untuk berhubungan sebaik mungkin sehingga pemain-pemain di sana terpantau," tutur Indra Sjafri.

Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bima Sakti ikut hadir memantau seleksi Garuda Select III di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, yang digelar sejak akhir Oktober lalu. Siapa tahu ada pemain bagus yang bisa ditarik ke Timnas Indonesia U-16 untuk Piala Asia U-16 yang ditunda ke 2021.

"Kami memberikan apresiasi, kerja sama ini sudah berjalan tiga kali kerjasama ini. Pemain akan dipantau apakah mereka menjadi pemain timnas atau tidak," tutur Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen PSSI Yunus Nusi.

"Tim ini punya Direktur teknik. Anak-anak ini bisa saja dibawa ke Timnas U-16 asuhan Bima Sakti. Bisa juga pemain dari Garuda Select kami kirim ke sana (Timnas U-16)," ucap Yunus Nusi lagi.



Simak Video "Ciamik! Jersey Ketiga Timnas Indonesia Didominasi Warna Hitam"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/cas)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com