sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 18 Nov 2020 16:00 WIB

Mimpi Borneo FC Ikuti Jejak Raksasa Malaysia Johor Darul Takzim

Muhammad Robbani - detikSport
Latihan Borneo FC di Samarinda, Senin (31/8/2020). Borneo Bermimpi Bisa Ikuti Jejak Raksasa Malaysia Johor Darul Takzim (Dok. Borneo FC )
Jakarta -

Kesuksesan Johor Darul Takzim (JDT) menjadi inspirasi Borneo FC. Pesut Etam ingin mengikuti dan belajar tentang pola pengelolaan klub raksasa asal Malaysia itu.

JDT mendominasi Liga Super Malaysia sejak musim 2014. Mereka juara tujuh musim berturut-turut kompetisi domestik di Negeri Jiran.

Bangkitnya sepakbola di Johor dimulai dari penunjukkan Putra Mahkota Tunku Ismail alias TMJ menjadi Presiden Johor FA. Kesuksesan TMJ membawa JDT ke era kejayaan menginspirasi Nabil Husein yang merupakan Presiden Borneo.

Nabil ingin mengikuti jejak TMJ dengan membawa Borneo ke era kejayaan. Program kerja sama antara Borneo dan JDT pun mulai dijajaki.

"Dia (TMJ) panutan, klub Indonesia harus bisa mencontoh langkah yang dibuat TMJ. Sebenarnya kami sudah ada obrolan langsung untuk melakukan pertemuan dari tahun lalu," Nabil Husein kepada detikSport.

"Mengenai kerjasama, memang kami ada rencana untuk visit klub JDT terlebih dahulu sebelum membahas kerjasama yang bisa memperkuat hubungan antar 2 klub ini," ujarnya menambahkan.

Sosok Nabil di Borneo dan TMJ di JDT sebenarnya mirip-mirip. Mereka berdua sama-sama mengusung profesionalisme dalam mengelola klub sepakbola.

Untuk saat ini, TMJ jelas lebih berhasil atas prestasi-prestasi yang sudah diraih JDT. Oleh karena itu, Nabil sangat kesengsem untuk menerima ilmu dari petinggi JDT itu.

Langkah pertama yang dilakukan TMJ pada awal kiprahnya adalah menggabungkan klub-klub di Johor menjadi satu entitas saja dan kemudian menamainya dengan Johor Darul Takzim. Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) menyetujui rencana itu pada 2013 sehingga lahir lah JDT yang kelak akan mendominasi sepakbola Malaysia.

Tak hanya kuat di kompetisi domestik, JDT juga berprestasi di pentas internasional. Harimau Selatan, julukan JDT, menjadi klub Asia Tenggara pertama yang menjuarai Piala AFC pada musim 2015.

Kini kompetisi Malaysia pun melesat di pemeringkatan AFC. Hasilnya, JDT pun berhak mendapat tiket otomatis untuk bermain di Liga Champions Asia (LCA) sejak 2019. Di LCA, JDT berkesempatan bertanding melawan klub-klub top Asia seperti Kashima Antlers, Shandong Luneng, Vissel Kobe, hingga Guangzhou Evergrande.

Nabil pun tak sabar menantikan akhir dari pandemi virus corona agar ia bisa segera bertemu dengan petinggi JDT. Ia ingin rencana melakukan visit ke JDT tak tertunda lagi.

"Semoga setelah pandemi ini kami bisa main-main ke sana dan melihat apa yang bisa dipelajari untuk menjalankan di klub kami. Ya kami ingin belajar ilmu sepakbola, ilmu mengelola sebuah klub profesional," tutur Nabil.

(aff/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com