'Pemain Timnas Kalau Mau Nakal Harus Tanggung Jawab'

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 26 Nov 2020 07:20 WIB
Timnas Indonesia U-19
Timnas Indonesia U-19 sedang menjalani pemusatan latihan di Jakarta. (Foto: dok. PSSI)
Jakarta -

Budi Sudarsono punya saran buat pemain Timnas Indonesia. Pemain silakan nakal, tapi harus bertanggung jawab dan selalu siap setiap kali dibutuhkan negara.

Eks pemain Timnas Indonesia itu mengomentari dicoretnya Serdy Ephy Fano dan Yudha Febrian dari Timnas Indonesia U-19. Mereka berdua melakukan tindakan indisipliner dengan terlambat datang ke latihan Timnas U-19 pada, Senin (23/11/2020).

Setelah ditelusuri, mereka berdua kedapatan keluyuran dan pulang ke hotel pukul 03.00 WIB. Pelanggaran mereka terbukti setelah terekam kamera CCTV hotel yang menjadi tempat menginap Timnas U-19 selama di Jakarta.

Sebenarnya tak ada pembatasan jam malam di Timnas U-19. Yang menjadi masalah adalah Serdy dan Yudha terlambat datang dan ternyata tak izin keluar dari hotel.

Nah, Budi Sudarsono berpesan agar pemain jangan sampai melakukan tindakan indisipliner yang juga ikut merugikan tim. Apa yang dilakukan Serdy dan Yudha jelas merugikan Timnas U-19 karena mereka berdua terlambat datang ke latihan.

"Di era saya jam malam sih nggak ada. Istilahnya kasarnya begini, kalau kita (pemain timnas) mau merokok jangan mengajak orang atau jangan terlihat orang. Kalau mau nakal tak usah mengajak dan terlihat orang. Kalau kelihatan pasti akan bahaya buat dia. Kalau bisa ya tak usah merokok, itu yang terbaik. Gambarannya seperti itu," kata Budi Sudarsono kepada detikSport.

"Kalau zaman saya pemain tanggung jawab sendiri. Kami tanggung jawab saat dibutuhkan ya kami ada. Kalau dulu kan seperti itu, tapi kan sekarang sepakbola sudah berubah," ujarnya.

"Saya pernah tanya ke pemain-pemain senior yang bilang kalau mereka yakin bisa main lebih baik kalau nggak nakal di luar. Dulu ada pemain yang masih nakal sebelum main dan pulang pagi, tapi ketika main dia bisa mencetak gol. Kalau tak seperti itu mungkin dia bisa lebih baik lagi," katanya lagi.

Tetapi, ia juga punya saran kepada PSSI agar pemain timnas juga diawasi. Menurutnya, pemain muda masih memang harus diarahkan.

Dalam kasus Serdy dan Yudha yang keluyuran, mereka berdua melanggar karena keluar hotel tanpa izin dan kemudian terlambat datang latihan. Budi yakin mereka bisa lebih hati-hati andai diberi pengawasan lebih.

"Pemain harus tanggung jawab intinya. Saya rasa mereka masih harus diawasi kalau masih, misalnya U-19 karena mereka sedang mencari jati diri," tutur eks pemain Persik Kediri.

"Makanya harus diawasi dan diajari, jangan diawasi doang tapi tak diajari. Kalau sekarang kan orang jarang diajarkan. Cuma dibimbing sepakbola-nya saja," ucapnya.



Simak Video "Timnas U-19 Bantai Makedonia Utara 4-1"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/pur)