Garuda Select Jelaskan Alasan Bagus Kahfi Gagal Gabung FC Utrecht

Muhammad Robbani - Sepakbola
Sabtu, 28 Nov 2020 12:32 WIB
Amiruddin Bagus Kahfi Alfikri
Garuda Select Jelaskan Alasan Bagus Kahfi Gagal Gabung FC Utrecht (dok.Garuda Select)
Jakarta -

Bagus Kahfi dipastikan gagal bergabung ke FC Utrecht. Mola TV sebagai pemilik Program Garuda Select mengungkapkan Barito Putera tak membalas email klub Belanda.

FC Utrecht sempat memberikan deadline kepada Barito Putera untuk membalas email mereka pada, Jumat (27/11/2020). Sampai batas waktu yang ditentukan, Barito Putera tak juga memberikan jawaban.

Atas kondisi itu, FC Utrecht menarik minat mereka kepada Bagus. Mereka akan mengisi slot asing kepada pemain lainnya.

"Feeling saya semua karena miskomunikasi. Di surat pertamanya Utrecht sudah meminta kepastian Barito apakah bersedia melepas Bagus tanpa biaya," kata perwakilan Mola TV Mirwan Suwarso kepada detikSport.

"Sepengetahuan saya, Barito menanyakan kemungkinan ada biaya transfer atau peminjaman yang langsung ditolak oleh Utrecht. Lalu kedua pihak berbicara lewat telepon dimana Utrecht menekankan bahwa mereka memohon kepastian kerelaan Barito untuk melepas Bagus tanpa biaya sebelum hari Jumat kemarin," ujarnya menambahkan.

[Gambas:Instagram]




"Nah sampai hari Jumat (deadline sebenarnya sudah lewat) masih belum ada jawaban lagi dari Barito, dimana pihak Utrecht juga tidak bisa menghubungi pengurus Barito lewat email ataupun WhatsApp. Oleh karena itu mereka mengambil kesimpulan Barito tidak berkenan melepas Bagus dan menarik kembali tawarannya," katanya lagi.

Pupus sudah harapan Bagus Kahfi untuk bisa bermain di Eropa dengan dicabutnya minat FC Utrecht. Pihak Mola TV menyayangkan hal ini karena kesempatan yang datang ke Bagus terbilang langka.

Memang masih ada harapan untuk bisa bergabung klub Eropa lagi di masa depan. Namun saudara kembar Bagas Kaffa itu bakal menghadapi persaingan yang lebih ketat.

"Melihat pernyataan pihak Barito di media yang sepertinya mendukung karier Bagus juga, saya berasumsi terjadi miskomunikasi antara kedua pihak," tutur Mirwan.

"Ke depan, semua masih tergantung Barito. Namun semakin lama semakin sulit buat Bagus karena persaingannya jika sudah di atas 18 tahun akan melawan pemain semua umur," ucapnya mengakhiri pernyataan.

(aff/aff)