sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 30 Nov 2020 18:35 WIB

Persija Dilematis Banyak Pemainnya Diincar Klub Luar Negeri

Muhammad Robbani - detikSport
Persija Jakarta berhasil mengalahkan Geylang International FC dengan skor 3-1 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (23/2/2020) malam WIB. Ini menjadi akhir dari pemanasan Persija jelang Liga 1 2020. Persija Dilematis Banyak Pemainnya Diincar Klub Luar Negerim(Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta -

Persija Jakarta dalam posisi dilematis terkait minat klub-klub negeri terhadap para pemainnya. Mereka menunggu kepastian kompetisi Shopee Liga 1.

Setidaknya ada empat pemain Persija yang dirumorkan diminati klub-klub asing. Mereka adalah Rezaldi Hehanussa, Osvaldo Haay, Ryuji Utomo, hingga Riko Simanjuntak.

Rezaldi dan Riko bahkan sudah mengakui bahwa mereka menerima tawaran resmi dari klub-klub Thailand hingga Korea Selatan. Sementara Direktur Persija, Ferry Paulus menyebut bahwa ada lebih banyak pemain yang diminati klub luar negeri dari rumor yang beredar.

Ferry mengatakan tak akan menghalangi kepergian para pemainnya ke klub lain. Namun mereka juga menunggu kepastian kelanjutan kompetisi domestik di Indonesia.

Sebagaimana diketahui, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) ingin melanjutkan kompetisi pada Februari 2021. Namun, hingga kini belum ada kepastian izin dari kepolisian yang menjadi syarat utama berlanjutnya kompetisi.

"Memang benar beberapa pemain pilar Persija diincar beberapa klub luar negeri bahkan di antaranya memiliki reputasi besar," kata Ferry dalam rilis klub.

Persija bersedia melepas pemainnya ke luar negeri dengan harapan mereka bisa tetap berkompetisi dan mendapat pendapatan normal. Di Indonesia, gaji pemain dibatasi sebesar maksimal 25 persen selama kompetisi vakum dan di kisaran 50 persen saat kompetisi jalan lagi.

Namun Persija juga dalam posisi dilematis karena sebagian besar bursa transfer kompetisi di Asia Tenggara berdekatan dengan rencana kick off Liga 1 pada Februari 2021. Macan Kemayoran harus menunggu kepastian kompetisi sebelum benar-benar melepas para pemainnya.

Adapun Persija berencana meminjamkan pemainnya ke luar negeri dengan status pinjaman. Karena lebih dari 70 persen pemain Macan Kemayoran terikat kontrak jangka panjang.

"Persija tidak menutup pintu bagi tim asing karena dalam kondisi yang dilematis. Hal ini tidak terlepas dari bursa transfer beberapa liga di Asia Tenggara yang hampir berdekatan dengan rencana kick off Liga 1," tutur Ferry.

"Sehingga bila kemungkinan terburuk kompetisi kembali ditunda, maka kesempatan pemain berlaga di luar negeri hilang. Sudah ada komunikasi juga dengan pemain bila Persija kembali memanggil, maka mereka akan kembali ke Jakarta," ucapnya mengakhiri.

(aff/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com