Bosan Menunggu Shopee Liga 1, David da Silva Mundur dari Persebaya

Muhammad Robbani - Sepakbola
Minggu, 06 Des 2020 13:30 WIB
Pesepak bola Persebaya David Aparecido Da Silva melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (8/12/2019). Persebaya mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor akhir 4-0. ANTARA FOTO/Moch Asim/foc.
Bosan Menunggu Shopee Liga 1, David da Silva Mundur dari Persebaya (Moch Asim/ANTARA FOTO)
Jakarta -

David da Silva ogah menunggu ketidakpastian kelanjutan dari Shopee Liga 1. Pemain asal Brasil memilih mengundurkan diri dari Persebaya Surabaya.

Keputusan ini diambil karena merasa terlalu lama menunggu kepastian. Memang, sampai saat ini belum ada kepastian soal turunnya izin Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) untuk kompetisi.

Terlebih ia juga sudah mendapatkan beberapa tawaran dari klub-klub Asia. Daripada menunggu terlalu lama, David da Silva memilih menerima tawaran yang datang kepadanya.

"Situasi ini tidak baik bagi saya. Sudah sepuluh bulan saya tidak bermain. Saya harus melangkah. Tidak bisa menunggu situasi ini," kata David da Silva dalam rilis Persebaya.

"Memang ada beberapa tawaran bergabung. Tetapi, saya masih belum putuskan. Lihat beberapa hari ke depan," ujarnya menambahkan.

Ini bukan kali pertama eks calon rekrutan Bhayangkara FC (kini Bhayangkara Solo FC) meninggalkan Persebaya. Pemain berusia 31 tahun juga pernah meninggalkan Bajul Ijo karena direkrut Pohang Steelers asal Korea Selatan pada awal Januari 2018.

Hal yang paling berat adalah perpisahan dengan Bonek, sebutan suporter Persebaya. Ia akan selalu mengingat Bonek atas dukungan yang mereka berikan kepada tim dan pemain.

"Luar biasa Bonek. Saya pasti ingat. Dan selalu merindukan momen momen kebersamaan ini. Terimakasih juga kepada rekan-rekan pemain dan tim pelatih atas kebersamaan selama ini. Semoga ke depan Persebaya mampu meraih prestasi," ucap David.

Sebenarnya kontrak David da Silva memang akan segera habis tanpa mengundurkan diri. Jika mau menunggu, kontraknya akan resmi selesai pada akhir Desember nanti.

Namun sang pemain memilih mengundurkan diri lebih cepat. Manajemen Persebaya tak mempermasalahkannya dan memahami keinginan sang striker andalan.

"Kami menghargai apa keputusan yang diambil David. Siapapun, saya kira memang tidak nyaman dengan situasi ini. Belum ada kepastian akan melanjutkan kompetisi. Kami pun sama. Menjadi serba salah ketika akan bergerak," tutur Manajer Persebaya Chandra Wahyudi.

(aff/rin)