sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Selasa, 22 Des 2020 23:30 WIB

Tanggapan PSIS Soal Ramai Tagar #2021balijatidiri

Angling Adhitya Purbaya - detikSport
Pendukung PSIS Semarang mengirim asiprasi kembali ke Stadion Jatidiri pada 2021. Tanggapan PSIS Soal Ramai Tagar #2021balijatidiri (detikcom/Angling Adhitya Purbaya)
Semarang -

Tagar #2021balijatidiri ramai di medsos agar PSIS Semarang kembali ke Stadion Jatidiri. Desakan itu muncul karena mempertanyakan proses pembangunan stadion Jatidiri.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi mengatakan PSIS Semarang sudah menyiapkan rencana dua stadion untuk pertandingan kandang pada 2021. Stadion itu bukan di Jatidiri.

"PSIS tahun 2021 sudah siapkan dua stadion, di Kebondalem Kendal dan di Citarum (Semarang), sudah kita siapkan jauh hari untuk liga 1," kata Yoyok saat dihubungi detikcom, Selasa (22/12/2020).

Terkait tagar yang ramai di medsos itu, Yoyok mengatakan sudah menerima aspirasi dari suporter secara langsung. Bahkan perwakilan suporter hari ini. Juga datang ke kantor PSIS di stadion Citarum.

"Kita manajemen PSIS hari ini sudah terima pimpinan DPP Panser Biru di kantor Citarum, kita terima semua aspirasi kawan-kawan suporter. Ada beberapa permintaan semuanya kita tindak lanjuti," jelas Yoyok.

"Intinya mereka minta manajemen mulai menyiapkan segala sesuatunya untuk mewujudkan PSIS kembali ke Jatidiri tahun 2021," imbuhnya.

Untuk diketahui tagar #2021balijatidir juga ada yang berwujud spanduk di beberapa titik di Kota Semarang. Bahkan di Kantor Gubernur Jateng sempat ada 14 karangan bungan yang menggaungkan tagar itu beserta tulisan tuntutan para suporter.

Ketua Suporter Panser Biru, Wareng mengatakan jika stadion sudah bisa digunakan, kenapa tidak kunjung difungsikan. Jika tim kesayangannya tidak kunjung kembali maka jika ada pertandingan kandang harus menumpang ke luar kota dan itu memberatkan suporter.

"Tuntutan kami #2021balijatidiri bukan 2021 kudu dadi. Dengan kondisi sekarang ini kalau Jatidiri sudah bisa digunakan kenapa tidak, kenapa dipersulit kondisi yang sudah sulit ini," tegas Wareng saat dikonfirmasi detikcom, Senin (21/12/2020).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menjelaskan pengerjaan Jatidiri tidak hanya stadion untuk lapangan bola saja, namun juga kawasan cabang olahraga lain sehingga pengerjaan masih dilakukan. Ganjar juga menjelaskan ada refocusing anggaran dalam karena pandemi COVID-19 sehingga akan molor.

"Sebenarnya target di 2021, karena anggaran refocusing kemungkinan molor karena bukan hanya stadion sepakbola, tapi kawasan, sehingga yang sudah jadi ada kolam renang, tenis, ada ditambah lapangannya ada sepatu roda, ini sebenarnya bagian penataan, ini belum selesai. Akan ada beberapa cabor yang akan buatkan gedung. Mohon teman-teman sabar," kata Ganjar di Mapolda Jateng, Senin (21/12/2020).

(alg/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com