Shopee Liga 1: Tira Persikabo Rupanya Tetap Latihan 3 Kali Sepekan

Muhammad Robbani - Sepakbola
Minggu, 10 Jan 2021 19:50 WIB
Tira Persikabo tetap latihan seminggu tiga kali meski Shopee Liga 1 belum jelas,
Tira Persikabo tetap berlatih seminggu tiga kali. (Foto: dok.Istimewa)
Jakarta -

Tira Persikabo masih rutin berlatih tiga kali sepekan meski Shopee Liga 1 masih gelap. Laskar Padjadjaran telah memulai kegiatan ini sejak awal November lalu.

Tim yang berkandang di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, masih sibuk berlatih sejak PT Liga Indonesia dan PSSI gagal melanjutkan Shopee Liga 1 pada Oktober dan November lalu.

Ini sedikit berbeda dengan mayoritas klub lainnya yang memilih meniadakan aktivitas tim. Madura United dan Persipura Jayapura bahkan memilih membubarkan tim untuk sementara waktu.

Aktivitas latihan Tira Persikabo sempat ditiadakan pada penghujung tahun. Tapi, latihan sudah digelar lagi sejak awal tahun.

"Pasca libur natal dan tahun baru, Tira Persikabo kembali menggelar latihan bersama. Latihan perdana digelar sejak Senin (4/1/2021)," tulis keterangan resmi klub.

"Pada Jumat (8/1), latihan digelar di Pusat Pendidikan Zeni Angkatan Darat (Pusdikzi), Kota Bogor. Latihan tetap digelar tiga kali dalam sepekan," lanjut keterangan itu.

Kegiatan ini menjadi berkah tersendiri buat para pemain Tira Persikabo. Setidaknya mereka masih punya kegiatan di tengah vakumnya kompetisi.

"Bersyukur masih ada aktivitas, dengan latihan bersama tim. Dengan begitu, kami khususnya pemain bisa tetap menjaga fisik dan kebugaran dengan pantauan dari tim kepelatihan," kata pemain Tira Persikabo Munadi.

"Kalau latihan bersama seperti ini jauh berbeda kan, terutama suasananya. Jadi kita terhindar dari kejenuhan," ujarnya lagi.

Tak hanya berlatih di lapangan, tim juga menjalani sesi gym. Menjaga kebugaran pemain menjadi tujuan utama Tira Persikabo agar selalu siap tampil di kompetisi.

"Semua pemain harapannya sama, kompetisi jalan lagi," kata pemain Tira Persikabo Gustur Cahyo Putro.

"Karena dengan kompetisi kami bisa menyalurkan kemampuan dan tentunya mengejar prestasi selain mencari nafkah. Untuk itu, kebugaran harus tetap dijaga, sambil menunggu kepastian," ucapnya.

(cas/nds)