Shopee Liga 1: PT LIB Harap Atlet Sepakbola Dapat Vaksin Secepatnya

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 14 Jan 2021 10:32 WIB
Bhayangkara FC vs Persija Jakarta di Shopee Liga 1 2020 menyajikan duel yang seru. Perang bintang itu tanpa pemenang.
PT LIB Harap Atlet Sepakbola Mendapat Vaksin Secepatnya (Grandyos Zafna /detikSport)
Jakarta -

Operator Shopee Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB), berharap atlet sepakbola juga mendapat prioritas mendapatkan vaksin. Untuk sementara prioritas atlet masih buat 17 cabor lainnya.

Dikutip dari CNN, 17 cabor (Cabang Olahraga) itu adalah angkat besi (PABSI), Tenis (PELTI), Catur (PERCASI), Pencak Silat (IPSI), Senam (PERSANI), karate (FORKI), panahan (PERPANI), taekwondo (TI), Renang (PRSI), bulutangkis (PBSI), Voli (PBVSI), Boling (PBI), selancar ombak (PSOI), wushu (PBWI), menembak (PERBAKIN), dayung (PODSI) dan judo (PJSI).

Selain itu, National Paralympic Committee (NPC) juga mendapat prioritas. Totalnya ada 1500 atlet, pelatih, dan tenaga pendukung yang mendapat prioritas dari Kemenpora.

Di satu sisi, sepakbola punya banyak agenda pada tahun 2021. Mulai dari kompetisi domestik yakni Shopee Liga 1 dan Liga 2.

Ada juga banyak ajang internasional untuk Timnas Indonesia U-16, Timnas Indonesia U-19, Timnas Indonesia U-23, dan Timnas Indonesia senior. Adapun ajang-ajangnya adalah Piala Asia U-16, Piala Asia U-19, SEA Games 2021, sisa Kualifikasi Piala Dunia 2022, dan Piala AFF.

"Saya belum melihat profesi di luar Nakes (Tenaga Kesehatan) dan TNI/Polri untuk mendapat vaksin. Dalam waktu dekat kalau tidak salah PSSI akan melakukan pendekatan ke Kemenkes," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita kepada detikSport.



"Harapan saya vaksin bisa juga diprioritaskan untuk kompetisi olahraga, khususnya sepakbola. Kalau bisa dapat tapi secara komersial pun, LIB siap," ujarnya menambahkan.

Indonesia sudah memulai vaksinasi dengan Presiden RI Joko Widodo menjadi yang pertama mendapatkannya, Rabu (13/1/2021). Vaksin sendiri sudah diprogramkan pemerintah untuk diberikan secara gratis untuk semua Warga Negara Indonesia.

Namun, vaksinasi tak bisa langsung diberikan ke semua penduduk. Ada banyak prioritas yang akan mendapatkan vaksin terlebih dahulu, kebetulan sepakbola bukan yang utama.

"Saya ingin sepakbola mendapat vaksin secepatnya, bagaimanapun caranya. Harus diusahakan sekuat tenaga. Kami pun akan segera berkoordinasi dengan PSSI," tutur Lukita.

Terdekat PT LIB akan menggelar Owner's Meeting pada, Jumat (15/1). Pihak klub akan dimintai pendapatnya apakah Shopee Liga 1 dan Liga 2 masih perlu dilanjutkan atau tidak.

Apapun keinginan klub nantinya akan disampaikan oleh PT LIB ke PSSI. Kemudian PSSI akan memutuskan nasib kompetisi lewat rapat Komite Eksekutif (Exco).

(aff/krs)