Alhamdulillah, Piala Menpora 2021 Sejauh Ini Lancar

Muhammad Robbani - Sepakbola
Selasa, 06 Apr 2021 15:35 WIB
Pertandingan pembuka Grup D Piala Menpora 2021 antara Persiraja Banda Aceh melawan Persita Tangerang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (24/3/2021). Persiraja Banda Aceh berhasil mengalahkan Persita Tangerang pada pertandingan pertama grup D Piala Menpora 2021 dengan skor akhir 3-1.
Alhamdulillah Piala Menpora 2021 Sejauh Ini Lancar (Pius Erlangga/detikSport)
Jakarta -

Panitia Pelaksana (OC) Piala Menpora 2021 bersyukur turnamen pramusim berjalan lancar. Kekhawatiran sepakbola menciptakan klaster COVID-19 tak terbukti.

IPW sempat meminta kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mencabut izin pelaksanaan Piala Menpora 2021. Alasannya karena pandemi COVID-19 di Indonesia belum mereda.

Dikhawatirkan juga sepakbola menjadi sarana penyebaran baru virus corona. Sejauh ini hal itu tak terbukti, setidaknya sampai dua pekan lebih sejak turnamen dibuka pada 21 Maret.

"Alhamdulillah, ketakutan sepakbola menjadi klaster COVID-19 tidak terjadi, setidaknya sampai jelang perempatfinal ini. Karena kami melakukan test Swab tiap hari pertandingan kepada semua yang terlibat, Alhamdulillah clear ya," kata Ketua OC Akhmad Hadian Lukita kepada wartawan.

"Dari OC, kami juga menerapkan sistem semi bubble, di mana di hotel tim kami menerapkan protokol kesehatan ketat, kita pastikan semua alur pergerakan orang tercatat, sebagai upaya preventif dan mudah di kemudian hari melakukan tracking dan tracing," ujarnya.

"Di stadion pun serupa, betul-betul yang masuk adalah yang sudah clear dengan hasil negatif di-swab test. Dan protokol kesehatan lainnya seperti higienitas semua area stadion, tidak berkerumun, dan lainnya mampu dijalankan karena ada kesadaran semua pihak," katanya lagi.

Dirut PT LIB Akhmad Hadian LukitaAkhmad Hadian Lukita (Ari Purnomo/detikcom).

Meski begitu, Lukita belum sepenuhnya puas dengan pelaksanaan Piala Menpora. Diakuinya pembenahan di berbagai lini masih harus dilakukan.

Namun ia optimis jika momentum kepatuhan bisa terjaga maka keinginan menjalankan kompetisi Shopee Liga 1 dan Liga 2 bukan cuma angan-angan. Ia mengapresiasi suporter yang memahami larangan kedatangan penonton ke stadion.

"Memang tidak sempurna, tapi perlu diberi catatan khusus bahwa ini pertama kali kami menggelar turnamen profesional di masa pandemi, dengan situasi yang berbeda dari sebelumnya. Dari proses Pra Turnamen, alhamdulillah berjalan lancar, setelah perizinan keluar kami langsung bergerak menyiapkan semua," tutur Lukita.

"Alhamdulillah, kerja keras OC dibantu LOC, kerjasama seluruh tim peserta dan perangkat pertandingan, serta dukungan positif dan komitmen para suporter yang mau bersabar tidak ke Stadion setidaknya memberikan harapan bahwa kita bisa membuktikan dan ada modal menuju kompetisi nanti," ucapnya.

(aff/krs)