Dua Pergantian Cepat Merusak Rencana Barito

Muhammad Aminudin - Sepakbola
Minggu, 11 Apr 2021 04:31 WIB
Pesepak bola Persija Jakarta Rezaldi Hehanusa (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Barito Putera Abrizal Umanailo (kiri) dalam Babak Perempat Final Piala Menpora di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (10/4/2021). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/aww.
Bartio Putera harus mengaku keunggulan Persija Jakarta (Ari Bowo Sucipto/ANTARA FOTO)
Malang -

Barito Putera harus mengakui keunggulan Persija Jakarta di perempatfinal Piala Menpora 2021. Dua pergantian pemain terlalu dini merusak rencana Barito.

Persija mengalahkan Barito Putera skor 1-0 di babak perempatfinal, Sabtu (10/4/2021) malam WIB, yang dihelat di Stadion Kanjuruhan. Gol tunggal yang diciptakan Marko Simic di menit ke-61.

Barito pun harus gigit jari karena misinya melaju jauh di turnamen ini gagal. Apalagi kekalahan ini terasa menyakitkan, mengingat mereka harus kehilangan dua pemain sebelum memasuki menit ke-20.

Dua pemain andalannya, Bagas Kaffa dan Bissa Donald, harus ditairk keluar karena cedera. Alhasil, rencana Barito yang sudah disusun pelatih Djadjang Nurdjaman pun gagal total.

"Memang sangat disayangkan pergantian dua pemain diawal, sangat merugikan sehingga ada merusak rencana tim di menit-menit berikutnya. Apalagi Bagas kena benturan yang cukup keras sehingga tidak tahu kondisinya. Seperti apa itu yang sangat mengganggu sehingga ada pergantian-pergantian berikutnya dan tidak sesuai skema. Ketika Riko di bangku cadangan kita sudah antisipasi, tapi memang di situlah kelebihan Riko," ungkap Djajang dalam konferensi pers virtual usai pertandingan, Sabtu (10/4/2021).

"Dan jadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan tadi tapi teman-teman sudah berjuang keras sampai terakhir. Tapi hasilnya ya cukup tidak membuat kita lolos. Kekalahan," sambung Djajang.

Djanur tak lupa mengucapkan selamat kepada Persija yang lolos ke semifinal.

"Selamat kepada Persija yang telah memenangkan pertandingan ini sehingga lolos ke semifinal.Terlepas dari itu kami pun sudah berusaha bekerja keras bisa meredam mereka untuk memenangkan pertandingan, tapi kesalahan pemain belakang sehingga Riko bisa leluasa melakukan cut back. Dan jadi satu-satunya gol yang tercipta di pertandingan tadi, tapi teman-teman sudah berjuang keras sampai terakhir," tutur Djanur.

Sementara pemain Barito Putra, Kahar Muzakkar, berharap timnya dapat lebih baik ke depannya. Dia berharap performa di Piala Menpora ini bisa jadi acuan untuk tampil oke di Liga 1 2021.

"Semoga ke depan lebih baik lagi kami sudah, berjuang keras dan melakukan yang terbaik semoga, ke depan lebih baik lagi. Mestinya kita kecewa, siapa yang tidak mau kalah tetapi mudah-mudahan di liga nanti bisa lebih baik," pungkasnya.

(mrp/rin)