Liga 1 Belum Jelas, Manajer PSS: Banyak Klub Rugi

Jauh Hari Wawan S - Sepakbola
Jumat, 16 Jul 2021 23:20 WIB
Danilo Fernando
Manajer PSS Sleman, Danilo Fernando, menyebut akan banyak kerugian klub kalau Liga 1 tak jelas. (Foto: dok.PSS Sleman)
Sleman -

Nasib Liga 1 masih menggantung. Situasi ini tak pelak membuat klub harus berhitung ulang dan siap-siap untuk merugi.

Manajer PSS Sleman Danilo Fernando menyebut banyak kerugian yang dialami klub. Terutama soal kesulitan finansial.

"Banyak kerugian dari situasi ini. Tak hanya dari aspek finansial, yang sudah pasti diderita klub-klub," kata Danilo kepada wartawan, Jumat (16/7/2021).

Menurutnya, Pemberlakuan PPKM Darurat akibat situasi pandemi COVID-19 memang tak terhindarkan. Namun, di sisi lain merugikan industri sepakbola. Terutama bagi klub Liga 1 yang sudah mempersiapkan tim secara matang untuk mengarungi kompetisi.

"Tapi juga kondisi pemain dan psikis yang menurun. Program yang disiapkan oleh tim pelatih jadi percuma," tegas Danilo.

Kendati demikian, ia paham dan maklum dengan situasi Indonesia saat ini. Lonjakan kasus COVID-19 masih belum terbendung.

"PSS Sleman sudah mempersiapkan diri secara matang untuk kick off yang seharusnya bergulir pada 9 Juli 2021 lalu. Tapi kami bisa mengerti karena memang berat situasi pandemi COVID-19 saat ini," katanya.

Lebih lanjut, mantan pemain Persik Kediri itu mengatakan butuh waktu yang cukup lama untuk dapat mengembalikan performa pemain.

"Idealnya, pengembalian performa itu tergantung pada masa PPKM. Jika sebulan, maka dibutuhkan 40 hari untuk mengembalikan performanya. Sebaliknya jika lebih dari sebulan, bisa 6 minggu," jelasnya.

Danilo masih berharap kompetisi bisa kembali bergulir. Masyarakat bisa mendapatkan hiburan di rumah, sedangkan pemain dan ofisial mempunyai penghasilan setiap bulannya. Meski begitu tetap yang diutamakan adalah manusia, kesehatannya.



Simak Video "Menpora Pastikan Polri Izinkan Liga 1 Digelar 27 Agustus"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)