Ramdani Lestaluhu: Sepakbola Indonesia Antara Ada dan Tiada

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 05 Agu 2021 15:23 WIB
Ramdani Lestaluhu dan putranya
Ramdani Lestaluhu bertanya sepakbola Indonesia masih ada atau tidak? (Foto: Instagram @ramdanilestaluhu)
Jakarta -

Pemain Persija Jakarta Ramdani Lestaluhu menyatakan sepakbola Indonesia antara ada dan tiada. Ia gelisah kompetisi sudah absen selama hampir 1,5 tahun.

Liga 1 dan Liga 2 terakhir kali digelar pada pertengahan Maret 2020 saat baru berjalan beberapa pekan. Liga 2 bahkan baru memainkan pekan pertamanya.

Saat itu kompetisi dihentikan karena mulai menyebarnya COVID-19 di Indonesia. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) beberapa kali menetapkan jadwal-jadwal baru lanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Tetapi karena izin penyelenggaraan tak kunjung didapat, kompetisi musim 2020 pun akhirnya dihentikan. Situasi yang sama ternyata masih terjadi hingga saat ini.

Berbagai rencana kickoff Liga 1 beberapa kali tertunda. Ramdani Lestaluhu, mengaku bingung menyikapi masalah sepakbola Indonesia yang tak kunjung digelar.

Teranyar, Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) menggelar pertemuan virtual dengan para pemain profesional dari Liga 1 dan Liga 2, Jumat (23/7/2021). APPI mau mendengarkan keluh-kesah para pemain soal vakumnya kompetisi yang sudah berlangsung hampir selama 1,5 tahun.

"Setelah ngobrol virtual dengan perwakilan pemain, kami pemain kompak bahwa ketika turnamen berjalan kami punya harapan (Liga 1 dan Liga 2 bisa digelar)," kata Ramdani dalam diskusi Liga 1 di Youtube Pandit Football.

Ramdani pun mengaku iri dengan industri lain yang tak mendapat halangan untuk berjalan di masa pandemi. Menurut Ramdani, sepakbola juga sudah menjalani prokes serupa dengan industri lain yang diizinkan tetap berjalan.

"Bahwa prokes segala macamnya sudah dijalani (di Piala Menpora), pemain sudah vaksinasi, lubang hidung kami ini nggak tahu sudah berapa kali dicolok, ratusan kali mungkin. Bangun tidur colok, mau latihan colok, mau pertandingan paginya colok lagi," ujarnya.

Ramdani yang merupakan pemain termuda yang mencetak gol di Liga Indonesia itu menyatakan siap berkomitmen dengan prokes di Liga 1 nantinya. Bagaimanapun ketatnya prokes akan ditaati oleh pemain demi kelancaran Liga 1.

Adapun Liga 1 rencananya akan digelar mulai 20 Agustus mendatang sebagaimana diumumkan PSSI pada, Rabu (4/8/2021).

"Kami pemain siap membantu, kalau Piala Menpora prokesnya dirasa kurang, kami siap mengikuti. Kalau ada prokes tambahan, kami siap mengampanyekan dari pemerintah. Mungkin PT Liga atau klub minta bantu, jadi masa pandemi ini bisa cepat selesai dan liga kita bisa berjalan normal seperti biasa," ujar Ramdani.

"Pemain membutuhkan, karena kami melihat keluarga, kondisi teman-teman di Liga 2, timnas juga butuh pemain bugar. Candaan pemain tuh, nanti pemain timnas dipilih dari mana? Apa dari jumlah followers. Apakah sepakbola ini masih ada apa nggak?" ucapnya.

(cas/raw)