Pakta Integritas Kepatuhan Prokes Disiapkan buat Peserta Liga 1

Muhammad Robbani - Sepakbola
Selasa, 24 Agu 2021 17:20 WIB
Menpora Zainudin Amali mengukuhkan atlet-atlet yang siap mewakili Indonesia dalam ajang Olimpiade Tokyo 2020.
Menpora Zainudin Amali, mengungkap akan ada pakta integritas mengenai pelaksanaan protokol kesehatan di Liga 1 2021. (Foto: dok. detikcom via screenshot)
Jakarta -

Pakta integritas disiapkan buat peserta Liga 1 2021 terkait sistem bubble. Kalau ada pelanggaran, peserta (pemain atau klub) bisa dilarang berkompetisi.

Liga 1 akan diselenggarakan dengan sistem 6 seri bubble to bubble di tiga klaster. Ada klaster Banten-DKI Jakarta-Jawa Barat, klaster Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta, dan klaster Jawa Timur.

Semua peserta dilarang keluyuran di luar lokasi yang ditentukan dalam klaster tertentu. Spesifiknya, bahkan peserta dilarang keluar dari hotel yang disediakan penyelenggara.

Hal itu diterapkan untuk memastikan protokol kesehatan terlaksana dengan baik. Dengan begitu, diharapkan tak akan ada penyebaran COVID-19 karena penyelenggaraan kompetisi.

"Para pemain pasti komitmen dengan apa yang mereka lakukan. Akan ada tanda tangan pakta integritas, PT LIB dengan klub, klub dan pemain. Ini pegangan. Kalau melanggar dia sendiri yang akan merasakan akibatnya," kata Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali saat memberikan keterangan pers, Selasa (24/8/2021).

Untuk sementara, jadwal Liga 1 baru merilis tiga pertandingan yang melibatkan enam klub. Bali United Vs Persik Kediri, Persipura Jayapura Vs Persita Tangerang, dan Bhayangkara FC Vs Persiraja Banda Aceh.

Pemerintah akan memantau pelaksanaan tiga pertandingan itu sebagai bahan evaluasi terhadap nasib kompetisi ke depannya. Dengan sistem itu, dipastikan kompetisi akan molor.

PSSI dan PT LIB sebelumnya sudah menargetkan kompetisi akan selesai pada Maret 2022 dengan memadatkan jadwal. Meski begitu, besar kemungkinan jadwal akan molor alias tak akan selesai tepat waktu.

Terlepas dari itu, tak akan ada toleransi buat para pelanggaran prokes. Pakta integritas menjadi senjata andalan agar kelancaran kompetisi bisa terjamin.

"Jadi di PSSI sudah dibentuk Satgas COVID-19 dan dipimpin Dirut Operasional (Sudjarno). Akan dibuat pakta integritas antara klub, PT LIB dan pemain, kami akan komitmen dalam menerapkan prokes," tutur Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita melanjutkan pernyataan Amali.

"Kalau melanggar, akan ada sanksinya. Secara liga bisa bermain, tapi secara kompetisi tidak bisa masuk stadion," ucapnya.



Simak Video "Cari Talenta Atlet, Menpora Akan Bikin 10 Sentra Pemusatan Latihan di Daerah"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)