Lima Klub & Persis Solo Masih Tunggak Gaji Jelang Kickoff Liga 2 2021

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 22 Sep 2021 21:48 WIB
Logo Persis Solo
Persis Solo dan 5 klub masih menunggaj gaji menjelang Liga 2 2021 bergulir. (Foto: dok.internet)
Jakarta -

Sebanyak lima klub masih menunggak gaji menjelang kickoff Liga 2 2021. Itu belum termasuk Persis Solo yang juga menahan hak 18 pemainnya dari manajemen lama.

Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) dalam rilis terbarunya, Rabu (22/9/2021) mengungkapkan bahwa 49 pesepakbola masih tertahan haknya. Mereka yang menunggak gaji adalah PSPS Riau, Kalteng Putra, PSKC Cimahi, Persijap Jepara, dan Persekat Kabupaten Tegal.

Para klub ini pun sudah menjalani hukuman larangan mendaftarkan pemain selama tiga periode. Artinya mereka tak bisa mendaftarkan pemain baru untuk Liga 2 2021.

APPI pun meminta verifikasi ketat benar-benar dilakukan PSSI hingga PT LIB. Mereka berharap menyelesaikan tunggakan dan hal-hal terkait menjadi syarat utama klub untuk bisa berkompetisi di Liga 2.

"Total Klub Liga 2 yang belum melaksanakan putusan NDRC Indonesia adalah sebanyak: 5 Klub, dengan total tunggakan sebesar Rp 2.402.375.555 (Dua Milyar Empat Ratus Dua Juta Tiga Ratus Tujuh Puluh Lima Ribu Lima Ratus Lima Puluh Lima Rupiah) dari total 51 putusan yang belum dilaksanakan kepada 49 Pesepakbola," tulis pernyataan APPI.

Sementara itu, Persis Solo juga digugat 18 pemainnya karena masalah serupa sebagaimana pernyataan APPI pada 13 Agustus lalu. Klub yang kini dipimpin Kaesang Pangarep itu menanggung utang yang ditinggalkan manajemen lama.

Masalahnya, dari 18 pemain ini hanya 7 yang punya salinan kontrak. Sehingga hanya 7 pemain yang kasusnya bisa diajukan ke NDRC.

APPI pada perkembangannya terus mengupayakan agar NDRC mengabulkan gugatan 11 pemain Persis lainnya. APPI pun meminta salinan kontrak yang juga dipegang oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB).

Tetapi, hingga saat ini PT LIB belum juga memberikan salinan kontrak para pemain Persis. Meski begitu, APPI tetap menuntut Persis untuk melunasi gaji 18 pemain yang menggugat mereka.

Masalah ini harus menjadi perhatian menjelang bergulirnya Liga 2. Kompetisi sepakbola level 2 ini akan dibuka dengan laga Persis Solo melawan PSG Pati pada 27 September di Stadion Manahan, Solo, pukul 15.15 WIB.

"APPI juga mengingatkan kepada klub Persis Solo yang sampai saat ini masih belum menyelesaikan tunggakan gaji pemain nya. Adapun dalam berbagai pemberitaan di media, Manajemen Persis Solo menyatakan akan menyelesaikan perselisihan antara Manajemen Lama dengan para pesepakbola yang bersengketa. Namun hal tersebut belum terealisasi," tulis pernyataan APPI soal tunggakan Persis Solo.

"APPI telah mengirimkan surat secara resmi kepada FIFPRO dan selanjutnya akan ditindaklanjuti bersama dengan FIFA agar proses verifikasi Liga-2 berjalan secara transparan dan profesional. Hal ini guna menjaga marwah NDRC Indonesia sebagai lembaga penyelesaian sengketa yang dibentuk FIFA, sebagai suatu Pilot Project yang akan menjadi contoh bagi lembaga penyelesaian sengketa di negara-negara lain nya."

"APPI mewakili seluruh pesepakbola profesional di Indonesia berharap akan ada penyelesaian segera atas tunggakan-tunggakan tersebut di atas agar musim kompetisi 2021/2022 untuk Liga 2 dapat berjalan dengan baik dengan diikuti seluruh klub pesertanya."

5 klub Liga 2 2021 yang belum melunasi gaji:

1.PSPS Riau. Nomor Putusan 013/NDRC/I/2021 terhadap 1 Pesepakbola. Status: Belum Dibayarkan;

2.Kalteng Putra. Nomor Putusan 003/NDRC/III/2020 s/d 028/NDRC/VI/2020 terhadap 26 pesepakbola. Status: Belum Dibayarkan.;

3.PSKC Cimahi. Nomor Putusan 056/NDRC/VII/2020 s/d 061/NDRC/XI/2020 dan 001/NDRC/I/2021 s/d 002/NDRC/I/2021 terhadap 6 pesepakbola. Status: Belum Dibayarkan;

4.Persijap Jepara. Nomor Putusan 003/NDRC/I/2021 s/d 011/NDRC/I/2021 terhadap 9 pesepakbola. Status: Belum Dibayarkan;

5.Persekat Kab Tegal. Nomor Putusan 033/NDRC/VII/2021 s/d 039/NDRC/VII/2021.

Klub yang masalah penunggakan gaji belum diputuskan NDRC

1. Persis Solo

Persis Solo digugat oleh 18 pemain karena menunggak gaji. Tapi cuma 7 pemain yang perkaranya bisa diproses APPI ke NDRC dengan jumlah tunggakan sebesar Rp 2.332.900.000.



Simak Video "Kaesang Jadi Bos Persis Solo, Ini Harapan Pasoepati"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)