Pesan Gibran Untuk Para Suporter: Mari Sama-sama Jaga Sepakbola

Ari Purnomo - Sepakbola
Kamis, 23 Sep 2021 18:38 WIB
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengajak suporter menjaga sepakbola. (Foto: Ari Purnomo/detikcom)
Solo -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka memberi pesan mendalam bagi para suporter maupun pecinta sepakbola di seluruh Indonesia menyusul bergulirnya Liga 1 dan 2.

Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu meminta agar seluruh fans maupun suporter klub tetap menjaga sikapnya jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengingat akan ada klub-klub di Liga 2 memiliki sejarah rivalitas sengit yang belum berakhir seperti Persis Solo dengan PSIM Yogyakarta.

"(Derbi Mataram) ya nanti ada mitigasi khusus, tugas saya untuk menjaga keamanan," tegas Gibran, Kamis (23/9/2021).

"Untuk temen-temen fans suporter, Liga 1, 2 sudah ditunggu lama sekali, kalau besok terus ada kerusuhan lalu disetop terus piye? (bagaimana)," sambungnya.

Untuk itu, suami Selvi Ananda itu menyampaikan, agar semua pihak bisa menjaga sikap selama gelaran Liga 2 yang akan berlangsung di Stadion Manahan bisa berjalan sesuai rencana.

Dia tidak ingin, gara-gara ulah segelintir orang yang mengaku fans atau suporter membuat gelaran yang sudah lama dinantikan dihentikan.

"Makanya kita sama-sama menjaga. Liganya sudah mulai harus kita syukuri," kata Gibran.

Terpisah, Kapolresta Solo Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan selama gelaran Liga 2 terutama saat Derbi Mataram pihaknya sudah berkoordinasi lintas wilayah.

"Kami sudah berkomunikasi Yogyakarta (PSIM), tidak hanya PSIM tapi semua klub yang terlibat grup C Liga 2 agar antisipasi pergerakan suporter," tutur dia.

Ade juga menegaskan, bahwa pertandingan yang akan diadakan di Stadion Manahan Solo nantinya tanpa penonton. Maka dari itu, dia mengimbau tidak perlu ada suporter atau fans fanatik datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan.

"Kami sampaikan pertandingan digelar tanpa suporter dan akan disiarkan secara live, disiarkan di televisi. Antisipasi kedatangan suporter akan dilakukan, penyekatan di batas kota dan di dalam kota. Ini untuk antisipasi suporter atau pun nobar selama pertandingan berlangsung," kata Ade Safri.



Simak Video "Gibran Ingin Karang Taruna Jadi Wadah Penghasil Wirausaha Muda"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/nds)