Ramai Rumakiek, Satu Lagi Mutiara Sepakbola dari Papua

Afif Farhan - Sepakbola
Jumat, 08 Okt 2021 17:45 WIB
Indonesia vs Taiwan
Ramai Rumakiek, Satu Lagi Mutiara Sepakbola dari Papua (dok PSSI)
Jakarta -

Papua seolah tidak pernah kehabisan talenta sepakbola. Satu lagi anak mudanya yang baru saja unjuk gigi di Timnas Indonesia, Ramai Rumakiek namanya!

Ramai Rumakiek diturunkan pelatih Shin Tae-yong sebagai starter dalam laga playoff Piala Asia 2023 kontra Taiwan di Chang Arena, Buriram, Thailand, pada Kamis (7/10/2021) malam WIB.

Pemain berusia 19 tahun itu ditempatkan di pos penyerang sayap kiri. Kelincahannya mengacak-acak pertahanan Taiwan, mantap betul!

Ramai Rumakiek mencetak gol pertama Indonesia pada menit ke-16. Prosesnya, Miftah Sani di pinggir garis pertahanan sebelah kanan Taiwan, melepas umpan lambung ke kotak penalti.

Ramai lantas menyambutnya dan melakukan sentuhan dengan sempurna, yang sepersekian detik kemudian melewati kepungan dua bek lawan. Ramai punya ruang tembak dan lantas menyepak si kulit bundar mengoyak gawang Taiwan.

View this post on Instagram

A post shared by PSSI (@pssi)

Baca juga: Egy Kurang Hoki

Sayangnya, Ramai Rumakiek hanya bermain sampai menit ke-27. Dirinya mengalami cedera setelah dihantam sampai lima kali oleh barisan pertahanan Taiwan, lalu digantikan oleh Egy Maulana Vikri.

"Ramai Rumakiek kemarin cedera otot kakinya serta bengkak," ujar dokter timnas Indonesia, Ahmad Nizar seperti dilansir dari situs resmi PSSI.

Dirangkum detikSport dari berbagai sumber, Ramai Rumakiek merupakan pemain Persipura Jayapura yang memulai debutnya di level senior pada BRI Liga 1 musim ini. Dirinya sudah bermain sebanyak lima kali dan menyumbang satu gol.

Pemain kelahiran Jayapura ini memang jebolan akademi Persipura Jayapura. Dia sudah pernah memperkuat tim Persipura kategori kelompok umur.

Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago pun tampaknya cukup puas dengan performa anak asuhnya sejauh ini. Tapi dirinya berkomentar di Instagram Ramai, meminta kalau pemain mudanya itu untuk terus bekerja keras!

"Ingat nasehatku, jangan tergoda pujian. Semua itu sementara, Tuhan memberkati perjuanganmu selalu nak," tulisnya.

Mampukah Ramai Rumakiek jadi kebanggaan sepakbola Indonesia dari tanah Papua yang selanjutnya?

(aff/mrp)