Persis Solo Punya Direktur Teknik Baru, Siapa Dia?

Ari Purnomo - Sepakbola
Selasa, 19 Okt 2021 21:50 WIB
Misha Radovic jadi direktur teknik Persis Solo
Misha Radovic jadi direktur teknik Persis Solo (dok.Persis Solo)
Solo -

Persis Solo mendapat tenaga baru untuk mengarungi Liga 2 2021. Laskas Sambernyawa merekrut Misha Radovic untuk menjabat Direktur Teknik Klub.

Penunjukkan eks pemain dan pelatih asal Serbia itu diumumkan langsung Persis Solo melalui media sosialnya, Selasa (19/10/2021). Misha mengaku telah mencermati permainan Laskar Sambernyawa dalam empat laga terakhir di Liga 2 2021/2022.

Menurutnya, beberapa aspek dari tim di bawah arahan pelatih Eko sudah dibangun dengan bagus.. Tetapo, peningkatan tetap perlu dilakukan agar tim lebih konsisten dan dinamis selama kompetisi.

Misha mennyebut permainan tim secara kolektif lebih penting ketimbang individu.

Dari empat laga berlalu, Persis meraih dua kemenangan dan dua imbang, untuk duduk di posisi kedua Grup C dengan delapan poin. Mereka tertinggal satu poin dari PSCS Cilacap yang baru bermain tiga kali.

"Saya telah menyaksikan empat laga Persis dan bisa menyimpulkan bahwa ada atmosfer positif di bawah kepemimpinan coach Eko. Meskipun begitu, di setiap laga Persis harus berkembang dan lebih dinamis," ujar Radovic.

"Saya paham bahwa ada sematan tertentu yang dialamatkan kepada Persis karena terdiri dari beberapa pemain berpengalaman yang sudah bermain di level tertinggi, tapi kerja keras secara tim jauh lebih menentukan. Itu adalah hal yang normal di dalam sepakbola," sambung pemilik lisensi UEFA Pro itu.

Sebagai direktur teknik, Misha bertugas mengawasi dan bertanggung jawab terhadap segi teknis. Meliputi sisi taktik, strategi, dan filosofi permainan tim secara komprehensif.

"Dari dulu saya selalu punya gaya attack-minded dan gemar melakukan high press. Sederhananya, sepakbola yang lebih dinamis dan agresif untuk mendominasi pertandingan. Mudah-mudahan filosofi ini bisa diadaptasi oleh Persis di segala level usia, " urai dia.

Secara struktur, Misha akan berada di antara tim kepelatihan dan manajemen untuk menjembatani komunikasi keduanya demi kepentingan serta kemajuan klub.

"Saya melihat, manajemen profesional yang banyak dihuni anak muda ini punya pendekatan sepakbola dan bisnis yang progresif. Mereka juga memiliki project dan ide jangka panjang yang jelas, sehingga membuat saya yakin untuk memilih Persis," tuturnya.

Sosok Misha Radovic tidaklah asing di Indonesia. Misha merupakan eks pelatih kepala AC Milan Academy pada 2009 sebelum menukangi Pelita Jaya (2010) dan Persisam Putra Samarinda (sekarang Bali United) pada 2012.

(mrp/nds)