Liga 1: Persela Bakal Asah Penyelesaian Akhir

Eko Sudjarwo - Sepakbola
Jumat, 22 Okt 2021 21:20 WIB
Iwan Setiawan
Iwan Setiawan mengevaluasi finishing Persela Lamongan. (Foto: dok.Persela Lamongan)
Lamongan -

Persela Lamongan belum kembali ke jalur kemenangan. Laskar Joko Tingkir akan mengasah ketajaman agar bisa meraih poin penuh di Liga 1 2021.

Dalam pertandingan terakhir di Liga 1, Persela bermain imbang Persebaya Surabaya 1-1. Meski masih memiliki kekurangan, namun pelatih Persela, Iwan Setiawan, mengapresiasi kerja keras pemain saat melawan Bajul Ijo.

"Tim pelatih memberikan apresiasi kepada tim yang bekerja cukup keras, sehingga mendapatkan hasil draw, yang saya kira ini hasil cukup maksimal," kata Iwan Setiawan kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Iwan menyebut, penyelesaian akhir menjadi hal yang harus dievaluasi di tubuh persela. Selanjutnya, Persela menghadapi Persik Kediri, Senin (25/10/2021).

"Ada evaluasi tersendiri, di mana kami juga selalu melakukan permasalahan yang sama, di mana kami punya permasalahan di dalam finishing touch. Ini (penyelesaian akhir) menjadi perhatian tim pelatih untuk kita perbaiki untuk pertandingan berikutnya," ujar Iwan.

Terkait kepemimpinan wasit, Iwan menyebut kepemimpinan wasit di BRI Liga 1 musim ini memang masih banyak menimbulkan kontroversi. Tidak hanya dalam laga Persela dengan Persebaya, tapi juga dalam beberapa pertandingan sebelumnya.

"Pada saat kita berbicara soal perkembangan sepakbola, sebenarnya kita ingin membangun ke depannya menjadi lebih baik. Jadi semua yang terlibat di dalam sepakbola itu sendiri, mulai dari federasi, kami sebagai pelatih selalu update dengan ilmu kepelatihan yang baru, terus begitu juga dengan wasit. Jadi saya pikir kita semua perlu instrospeksi diri lah. Saya tidak berbicara detail, tapi semoga bahasa saya ini bisa dimengerti," kata Iwan.

Menurut Iwan, wasit harus memiliki kesadaran untuk memperbaiki kepemimpinannya secara pribadi, tanpa menunggu evaluasi dari Komite Wasit. "Kita sama-sama instrospeksi diri lah. Apalagi pertandingan sekarang kan banyak live, barangkali teman-teman wasit bisa lihat rekaman-rekaman pertandingan di televisi. Itu bisa menjadi acuan di dalam evaluasi," kata Iwan.

Iwan mengaku sangat mendambakan pertandingan BRI Liga 1 dipimpin oleh wasit yang berkualitas, sehingga tidak mencederai nilai-nilai sportivitas dalam sebuah pertandingan sepakbola.

"Saya sangat berharap, karena kalau saya pribadi, kadang-kadang kalau tim kita menang, tapi kemenangan kita karena kebijakan wasit yang berpihak ke kita, jujur aja saya nggak nyaman. Tapi kalau bisa, apapun hasilnya, baik kita menang atau pun kalah, kita dipimpin oleh wasit dengan kebijakan atau keputusan-keputusan terbaik sepanjang pertandingan," kata Iwan.



Simak Video "Menpora Pastikan Polri Izinkan Liga 1 Digelar 27 Agustus"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/rin)