Satgas Cuma Pemanis, Perangkat Pertandingan Ikut Pengaturan Skor Liga 1

ADVERTISEMENT

Satgas Cuma Pemanis, Perangkat Pertandingan Ikut Pengaturan Skor Liga 1

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 04 Nov 2021 07:00 WIB
Logo Liga 1
Perangkat pertandingan mengaku terlibat pengaturan skor di Liga 1. (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Kehadiran Satgas Antimafia Bola di pertandingan sepakbola tak memberi peran signifikan. Perangkat pertandingan mengaku ikut terlibat pengaturan skor di Liga 1.

Program Mata Najwa Trans7, Rabu (3/11/2021), menghadirkan seorang perangkat pertandingan yang mengaku ikut terlibat pengaturan skor. Orang yang disebut Mr. Y itu mengaku praktik match fixing masih terjadi saat ini.

Malahan, Mr. Y ikut terlibat bermain dalam praktik kotor ini. Kehadiran Satgas Antimafia Bola yang kerap menghiasi laga Liga 1 dan Liga 2 tak membuat mereka takut untuk berbuat kotor.

Pengakuan ini membuka mata terkait pengaturan skor juga terjadi di Liga 1, bukan cuma Liga 2. Terlebih lagi, perangkat pertandingan ikut terlibat ketika laga-laga sepakbola kini diawasi Satgas Antimafia Bola.

"Kami sudah dapat instruksi jauh sebelum pertandingan, teknisnya pakai kode. Yang jelas (perbuatan) satu tim, tak mungkin satu (orang) perangkat saja. Ketika diperintahkan memenangi suatu pertandingan, ada handsball untuk tim yang harus menang, tapi waktu itu tidak ada penalti," kata perangkat pertandingan Mr. Y yang ikut bermain pengaturan skor.

"Sengaja dibiarkan seolah-olah kami tak tahu. Betul itu musim ini, saya sudah dua kali 'main'. Untuk dapat berapa nggak bisa disebut, puluhan sampai ratusan juta. Semakin tinggi partainya, semakin mahal," ujarnya menambahkan.

Kehadiran satgas di pinggir lapangan sepakbola tak lepas dari MoU PSSI dengan Polri. PSSI sudah mengumumkan kerja sama ini pada Juli lalu.

Tapi kehadiran mereka dianggap cuma pemanis saja. Buktinya pengaturan skor tetap terjadi sebagaimana yang terungkap pada kasus lima pemain Perserang Serang belum lama ini.

"Kalau kami nggak mungkin tercium, tugas mereka (satgas) juga cuma berdiri. Bisa dikatakan begitu (satgas pemanis)," tutur Mr. Y.

"Saya baru musim ini 'bermain'. Kalau (gaji) dari federasi cukup, cuma kita manusia. Ketika ada peluang kita masuk. Gaji federasi nggak bisa saya sebut," ucapnya.



Simak Video "Dirut LIB Belum Bisa Pastikan Kapan Liga 1 Kembali Kick Off"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/yna)