PSSI Ternyata Sudah Urus Naturalisasi Sandy Walsh dan Jordi Amat

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 11 Nov 2021 22:40 WIB
SWANSEA, WALES - SEPTEMBER 21:  Jordi Amat of Swansea in action during the EFL Cup Third Round match between Swansea City and Manchester City at the Liberty Stadium on September 21, 2016 in Swansea, Wales.  (Photo by Stu Forster/Getty Images)
Jordi Amat menjadi salah satu pemain keturunan Indonesia yang mau dinaturalisasi. (Foto: Getty Images/Stu Forster)
Jakarta -

PSSI ternyata sudah mulai mengurus proses naturalisasi pemain-pemain keturunan Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Sandy Walsh dan Jordi Amat.

Hal itu diketahui dari dokumen PSSI yang bocor saat pelepasan Timnas Indonesia ke Turki, Kamis (11/11/2021). Federasi meletakkan dokumen itu atas meja yang secara tak sengaja dilihat wartawan.

Saat dikonfirmasi, PSSI tak bisa mengelak soal proses naturalisasi pemain keturunan. Dari dokumen yang dilihat wartawan, tertera profil Sandy Walsh dan Jordi Amat.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, sebelumnya memang sudah berjanji akan mengakomodir keinginan Shin Tae-yong. Sang pelatih sempat mengaku mengajukan beberapa nama pemain keturunan yang disebutnya sempat tak digubris federasi.

"Saya sudah bilang bahwa pemilihan pemain itu adalah hak pelatih untuk mencari. Jadi saya memang memberikan kebebasan pada Shin. Dia mengajukan itu tentunya kami akan mendalami dan mengkaji. Bisa nggak mereka masuk," kata Iriawan.

"Katanya ada pemain bagus, oke kami kontak saja dia nanti. Kami cek benar ada keturunannya atau tidak? Mau main di sini atau tidak? Atau pernah main di timnas sana atau tidak. Tapi aturan baru FIFA katanya bisa, nanti kami akomodir," ujarnya menjelaskan.

Selain Sandy Walsh dan Jordi Amat, Iriawan menyebut ada dua pemain keturunan lainnya yang sedang dipantau. Hanya saja ia enggan mengungkapkan identitas sang pemain.

PSSI pun sedang menyiapkan segalanya agar pemain-pemain itu benar-benar bisa memperkuat Timnas Indonesia. Karena urusan naturalisasi harus sesuai dengan aturan negara dan FIFA.

"Tadi saya lihat (dokumen) ada empat pemain (keturunan). Saya belum begitu baca karena konsentrasi di sini (pelepasan Timnas Indonesia, tetapi akan kami kaji nanti," ucap Mochamad Iriawan.

"Tadi Pak Ketum (maksudnya Waketum PSSI Iwan Budianto) minta agennya di sana untuk ditanyakan. Harus dipastikan itu," pungkasnya.



Simak Video "Timnas Indonesia Karantina Cuma 5 Hari, Ini Alasan Ketum PSSI"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/cas)