Bekuk PSG Pati, PSIM Selangkah Menuju Delapan Besar Liga 2

ADVERTISEMENT

Bekuk PSG Pati, PSIM Selangkah Menuju Delapan Besar Liga 2

Ari Purnomo - Sepakbola
Rabu, 24 Nov 2021 22:26 WIB
Pemain PSIM Yogyakarta dan PSG Pati saat bertanding di Stadion Manahan, Solo, Rabu (24/11/2021).
PSIM berpeluang besar ke delapan besar Liga 2. (Foto: dok. PSIM Yogyakarta)
Solo -

PSIM Yogyakarta berhasil mengalahkan PSG Pati 1-0. Hasil itu membuat PSIM berpeluang besar ke delapan besar Liga 2 2021.

PSIM vs PSG Pati berjumpa pada pekan kesembilan Liga 2 2021 di Stadion Manahan, Solo, Rabu (24/11/2021). Sugeng Efendi mencetak gol kemenangan untuk Laskar Mataram pada menit ke-81.

"Kami bersyukur, diberikan keberuntungan dengan kemenangan skor tipis, inilah kerja keras, kemauan pemain," kata pelatih PSIM Yogyakarta, Seto Nurdiantoro, selepas laga.

"Pertahanan tim bagus, ini yang perlu diperhatikan. Ke depan lebih bagus lagi. Kami mengapresiasi pemain, kemenangan ini untuk keluarga pemain, dan suporter," sambungnya.

Dengan kemenangan ini, peluang PSIM untuk masuk delapan besar memang cukup terbuka. PSIM sementara ada di posisi kedua Grup C dengan bekal 16 poin dari sembilan laga.

PSIM selanjutnya berhadapan dengan Persijap Jepara di laga terakhir Grup C. Hasil imbang sudah cukup untuk PSIM mengunci tiket ke delapan besar karena jumlah poin tidak bakal bisa disamakan oleh PSCS Cilacap.

"Peluang 8 besar terbuka, masih menunggu hasil pertandingan lain. Fokus di pertandingan terakhir, perjuangan masih sisakan satu pertandingan," Seto mengingatkan.

Pelatih PSG Pati, Joko Susilo, mengaku kecewa dengan hasil pertandingan malam ini. Dia merasa seharusnya PSG Pati bisa mendapatkan hadiah penalti.

"Sebetulnya pertandingan cukup berimbang, kami banyak serangan dan peluang. Pemain kami sudah bekerja keras, hasil mengecewakan. Saya tetap apresiasi pemain," ungkapnya.

"Saya bertanggung jawab dengan hasil ini. Kami seharusnya dapat hadiah penalti, mungkin pandangan wasit juga lain, tapi inilah sepakbola. Selamat untuk PSIM," pungkasnya.



Simak Video "Ogah Bayar Utang Rp 80 Juta, Pria di Yogya Bunuh Kakeknya"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)

ADVERTISEMENT