Piala AFF 2020: Kamboja Repotkan Malaysia dan Indonesia

Randy Prasatya - Sepakbola
Jumat, 10 Des 2021 12:40 WIB
Deul pemain Timnas Kamboja dengan pemain Timnas Indonesia.
Duel pemain Kamboja dan Indonesia. (Foto: AFF Suzuki Cup)
Jakarta -

Permainan Kamboja di Piala AFF 2020 cukup mengesankan. Angkor Warrior sudah sangat merepotkan bagi Malaysia dan Indonesia.

Kamboja memulai perjalanan di Grup B Piala AFF 2020 dengan kekalahan 1-3 dari Malaysia. Meski kalah, Kamboja tidak bermain buruk dan tampak berkembang pesat di bawah arahan jajaran pelatih asal Jepang.

Tim tersebut memiliki pelatih kepala Ryu Hirose dan Keisuke Honda menjadi dalang dalam penerapan permainan. Alhasil, Kamboja mampu mengambil penguasaan bola mencapai 57 persen.

Kamboja juga sangat berani dalam memainkan umpan pendek. Garis pertahanan mereka bahkan sangat tinggi dan sangat agresif saat kehilangan bola, dengan sedikitnya ada tiga pemain yang melakukan pressing ke lawan yang menguasai bola.

Kelemahan Kamboja hanya persoalan transisi dari menyerang ke bertahan. Malaysia mampu memanfaatkan itu dengan mengemas dua gol lewat serangan balik.

Kamboja kembali mengesankan meski kalah 2-4 dari Indonesia, Kamis (9/12/2021) malam WIB. Kamboja tertinggal tiga gol lebih dulu dengan dua kali kebobolan lewat skema sepak pojok.

Selepas itu, Kamboja mulai bisa lebih tenang dan sangat agresif memberikan perlawanan kepada Indonesia. Para pemain Kamboja penuh percaya diri memainkan umpan pendek segitiga dengan garis pertahanan tinggi.

Kekurangan Kamboja saat melawan Indonesia terkait penyelesaian akhir. Beberapa kali pasukan yang dikomandoi Honda dari sisi lapangan itu punya kesempatan emas, tapi sentuhan akhir yang buruk menguntungkan Indonesia.

Kamboja mampu unggul penguasaan bola atas Indonesia mencapai 55 persen. Mereka juga punya lima tembakan ke gawang dari tujuh percobaan.

"Hari ini kami ingin memberi beberapa pemain muda kesempatan untuk tampil. Pemain panik di awal, tetapi setelah beberapa pemain yang lebih berpengalaman datang, kami tenang dan bermain cukup baik," kata Ryu Hirose yang dikutip dari situs resmi AFF Suzuki Cup.

"Ini adalah tim yang sedang kami persiapkan untuk masa depan, sehingga kami ingin mereka terus berkembang - baik secara mental maupun fisik - dan saya pikir mereka menunjukkannya hari ini," tegasnya.

Jika terus mampu bermain seperti saat melawan Malaysia dan Indonesia, bukan suatu yang mustahil Kamboja bisa menjadi kuda hitam di Piala AFF edisi selanjutnya. Di sisi lain, ini menjadi warning untuk Indonesia.

(ran/rin)