ADVERTISEMENT

Arema FC Komentari Kabar Ratu Tisha Masuk Bursa Calon Manajer

M. Dandyanto Pratomo - Sepakbola
Jumat, 25 Mar 2022 16:57 WIB
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria
Ratu Tisha. Foto: Andhika Dwi/detikSport
Jakarta -

Ratu Tisha Destria, mantan Sekjen PSSI, kabarnya masuk bursa calon manajer Arema FC. Apa komentar pihak klub?

"Kami menganggap hal ini sebagai sesuatu yang wajar," kata Media Officer Arema FC Sudarmaji dalam keterangan tertulis detikJatim, Jumat (25/3/2022).

"Munculnya nama-nama figur ke permukaan yang disodorkan oleh publik adalah suatu bentuk dinamika. Apalagi di tim sebesar Arema, dalam setiap perubahannya selalu memunculkan respons dari berbagai sudut pandang."

Sementara mengenai sosok Ratu Tisha, Sudarmaji menyatakan bahwa, "Kemunculan beliau memberikan sudut pandang tersendiri. Arema FC sendiri tentu juga mengkaji beberapa tokoh yang muncul ke permukaan, namun dalam hal pengambilan keputusan tentu direksi memiliki pertimbangan khusus."

Terlepas dari rumor tersebut, Arema FC kini sudah mulai memetakan langkah untuk membangun tim yang solid di musim depan.

"Dari sisi struktur memang ada pos yang kosong, namun dari sisi fungsional tetap berjalan. Bahkan Arema FC saat ini sudah mulai melakukan persiapan dalam menyambut musim depan," sebut Sudarmaji.

Sementara itu Aremania, kelompok pendukung Arema FC, mengungkap kriteria manajer ideal yakni yang memahami sepakbola dan tahu kondisi klub. Mereka juga menginginkan manajer yang tak anti kritik dan siap menampung masukan Aremania.

Menurutnya, dalam sejarah Arema FC, ada beberapa sosok manajer yang bisa menjadi panutan. Seperti Iwan Budianto, Gandi Yogatama, dan M Taufan.

"Mereka-mereka itu pernah jadi manajer Arema FC, dan ketika menjabat manajer selalu membangun komunikasi sangat baik. Dan totalitas dalam mendampingi klub," tutur Ghozali.

Tapi, lanjut Ghozali, dengan musim kompetisi yang akan segera berakhir, maka pemilihan manajer bisa bersamaan dengan persiapan kompetisi musim depan.

"Mungkin untuk musim depan ya karena kompetisi juga akan berakhir, tinggal dua pertandingan saja untuk Arema," pungkasnya.

Kursi Manajer Arema FC kosong sejak Ali Rifki menyatakan mundur karena merasa gagal sudah membawa Arema bersaing merebut juara kompetisi Liga 1 musim ini.

Artikel ini sudah tayang di detikJatim. Simak berita lainnya di sini.

(krs/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT