APPI: Ada Klub Liga 3 Menggaji Pemain Rp 250 Ribu, Ditunggak Pula

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 13 Apr 2022 17:04 WIB
Deputy Chief Executive APPI, Gotcha Michel, di sela-sela Buka Bersama APPI, dan Presiden APPI Andritany Ardhiyasa.
(Foto: detikcom/Muhammad Robbani)
Jakarta -

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) mengungkap ada klub Liga 3 yang cuma membayar gaji Rp 250 ribu per tahun. Sudah begitu, ditunggak pula.

Saat ini APPI sedang menunggu menyelesaikan secara baik-baik dari klub Liga 3 tersebut untuk melunasi kewajibannya. Tapi APPI memilih menutup rapat-rapat identitas klub yang dimaksud.

"Di Liga 3, ada pemain yang gajinya Rp 250 ribu setahun. Saat ini kami masih mencoba karena ada prosesnya yakni bicara baik-baik. Jadi, mudah-mudahan yang berutang sadar," kata Deputy Chief Executive APPI, Gotcha Michel, di sela-sela Buka Bersama APPI, Selasa (12/4/2022).

"Kalau tidak diselesaikan, akan menjadi berita besar. Tidak etis kalau kami sebut karena kami masih menunggu itikad baik. Kami masih dalam tahap mengumpulkan data. Clue-nya pemilik klub ada cukup mapan," ujarnya.

Kasus ini dinilai bisa terjadi karena yang menerima kontrak adalah pemain muda. Mereka mau dibayar murah karena ingin menunjukkan bakatnya demi harapan bisa dilirik klub yang lebih baik.

Karena masih muda, mereka juga belum begitu paham dengan kontrak kerja. Akibatnya mereka dikerjai klub cuma mendapat bayaran murah untuk bermain dalam waktu yang tidak sebentar.

"Kami coba memantau untuk memperbaiki lagi hal ini. Karena komitmen kami saat bicara dengan Kemenaker itu adalah pemain gajinya minimal UMR," ucap Gotcha.

"Pemain tidak tahu bahwa nominal itu untuk setahun. Mereka tahunya itu untuk sebulan. Mudah-mudahan ada jalan keluarnya," tuturnya.

(cas/raw)