Awal yang Kurang Indah buat Rio Fahmi di Timnas U-23

Muhammad Robbani - Sepakbola
Sabtu, 07 Mei 2022 13:00 WIB
Ilham Rio Fahmi
Awal yang Kurang Indah buat Rio Fahmi di Timnas U-23 (Foto: Instagram)
Jakarta -

Pemain muda Timnas Indonesia U-23 Ilham Rio Fahmi menjalani debut yang kurang menyenangkan. Ia dianggap biang kerok kekalahan Garuda Muda dari Vietnam.

Shin Tae-yong memainkan Rio Fahmi sebagai starter dalam laga perdana fase grup sepakbola SEA Games 2021 kontra Vietnam, Jumat (7/5/2022). Timnas U-23 mengakhiri laga dengan kekalahan 0-3, di Stadion di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Jumat (6/5/2022).

Rio Fahmi menjadi kambing hitam dalam kekalahan telak Timnas U-23. Pemain asal klub Persija Jakarta itu memang nampak belum tune-in dengan pertandingan pada laga debutnya. Namanya pun sempat trending di media sosial.

Malahan Rio Fahmi dianggap bertanggung jawab terhadap terciptanya dua dari tiga gol yang dicetak Vietnam. Gol pertama Vietnam dicetak pada menit ke-53 oleh Nguyen Tien Linh karena kelengahan Rio Fahmi dalam menjaga pergerakan pemain lawan.

Dung Nhan Manh yang berhasil masuk ke kotak penalti, kemudian melepaskan umpan tarik yang disambar Nguyen Tien Linh. Lalu, kapten Vietnam Dung Do Hung menggandakan keunggulan Vietnam menjadi 2-0 pada menit ke-73.

Kemudian, gol ketiga tim tuan rumah juga datang dari sisi kanan pertahanan Indonesia. Meski blunder dilakukan Fachruddin Aryanto, tapi gol tak sengaja dari Le Van Do tak terlepas dari minimnya gangguang dari Rio Fahmi.

Baru Debut di Liga 1 2021

Ilham Rio Fahmi adalah pemain asal Banjarnegara kelahiran tahun 2001. Sejak kecil ia sudah menjadikan Persija sebagai klub favoritnya.

Jalan hidup kemudian membawa Rio Fahmi ke tim Persija muda pada 2020. Setelah setahun di ibu kota, ia dipromosikan ke tim senior dan menjalani debutnya melawan PSIS Semarang pada 12 September di BRI Liga 1 2021.

Malahan bek asal Italia Marco Motta sampai kehilangan tempatnya di posisi bek kanan Persija. Totalnya, Rio Fahmi mencatat 26 penampilan di musim debutnya.

Untuk seukuran pemain 20 tahun tentu itu catatan yang cukup bagus. Tak heran Shin Tae-yong pun meliriknya untuk dibawa ke skuad SEA Games.

Pada akhirnya Rio Fahmi terpilih masuk ke skuad final. Nama yang lebih familiar yakni Bagas Kaffa malah tak terpilih masuk.

Sudah pasti Shin Tae-yong melihat kelebihan dari Rio Fahmi hingga akhirnya menyingkirkan Bagas Kaffa. Yang pasti, Rio Fahmi juga dikenal versatile atau lihai main di lebih 1 posisi. Bersama Persija, ia kadang juga kerap dimainkan sebagai bek kiri.

Tetap semangat anak muda dan bangkit!

(aff/rin)