Timnas U-23 Langsung Kalah dari Vietnam, Menpora: Masih Ada Kesempatan

Mercy Raya - Sepakbola
Minggu, 08 Mei 2022 20:25 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia Ricky Kambuaya (tengah) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Vietnam Binh Nguyen Thanh (kiri) dalam laga perdana Grup A Sepak Bola SEA Games 2021 di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Vietnam, Jumat (6/5/2022). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.
TImnas Indonesia U-23 kalah dari Vietnam, Menpora Zainudin Amali kalem. (Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta -

Menpora Zainudin Amali meyakini Timnas Indonesia U-23 masih mampu melangkah jauh di SEA Games 2021. Menurutnya kesempatan masih ada dan publik harus percaya.

Timnas U-23 kalah telak dalam laga pertama fase grup SEA Games dari tuan rumah Vietnam. Skuad Shin Tae-yong kalah 0-3 dari Golden Star Warrior yang berlangsung di Stadion Viet Tri, Phu Tho, Jumat (6/5).

Merespons kekalahan itu, Amali tak ingin langsung men-judge penampilan Mark Kloc Cs.

"Saya kira pertandingan masih ada beberapa kali, kita percaya pada pimpinan cabor, percaya kepada pelatih, kepada atlet. Kita beri kesempatan kepada mereka, masih ada kesempatan beberapa kali," kata Amali ketika ditemui di Hall Basket GBK, Minggu (8/5/2022).

"SEA Games yang lalu kan juga begitu," tambahnya.

Pada SEA Games 2019, Indonesia juga kalah lebih dulu dari Vietnam di babak penyisihan Grup B. Mereka kalah 1-2, sebelum kemudian kembali tumbang di babak final 0-3.

Kekalahan Timnas U-23 Indonesia dari Timnas Vietnam U-23 boleh jadi disebabkan fasilitas latihan yang sebelumnya dikeluhkan oleh skuad Garuda Muda.

Skuad asuhan Indonesia sudah mengeluhkan tempat latihan yang tak sesuai standar. Saddil Ramdani menyebut kondisi lapangan banyak lubang dan berpasir.

"Saya kira teman-teman CdM, dan seluruh tim, kemudian dari KOI dan KONI mencari yang terbaik untuk Indonesia, sehingga apa yang membuat tak nyaman tidak terjadi lagi," kata Menpora asal Gorontalo tersebut.

Sementara itu, Chef de Mission kontingen Indonesia Ferry Kono mengatakan akan menyampaikan keluhan-keluhan cabang olahraga yang bertanding di SEA Games pada rapat resmi CdM yang dimulai 10 Mei ini.

"Kita mencari tahu problem apa dan rencananya akan berkirim surat. Namun, mekanisme untuk kita melakukan protes kalau di tingkat saya itu ada namanya CdM meeting. Ofisialnya akan dilaksanakan tanggal 10 Mei, 12 Mei, 14 Mei, dan 16 Mei. Jadi secara resmi akan kami sampaikan," kata Ferry.

"Bukan dari cabor sepakbola saja tapi semua cabor yang akan bertanding dan menerima keluhan-keluhan dan akan kami upayakan pada CdM meeting tersebut," Ferry menambahkan.

(mcy/cas)