ADVERTISEMENT

Bagaimana Kelanjutan Protes PSSI ke AFF?

Muhammad Robbani - Sepakbola
Senin, 25 Jul 2022 16:00 WIB
Logo PSSI
Logo PSSI (Hasan Alhabsy/detikSport)
Jakarta -

Sekjen PSSI Yunus Nusi baru saja dikirim ke Singapura untuk bertemu anggota AFF dan AFC. Ia diutus untuk membicarakan kelanjutan protes PSSI ke AFF.

Sampai saat ini surat protes dari PSSI masih belum mendapat balasan dari AFF. Federasi sebelumnya protes ke AFF soal dugaan permainan tidak fair play antara Vietnam Vs Thailand.

Vietnam dan Thailand bermain aman pada laga terakhir Grup A Piala AFF U-19 2022 saat kedudukan 1-1 di sekitar menit ke-75. Skor itu sudah cukup untuk mengantar keduanya ke babak semifinal sekaligus menyingkirkan Timnas Indonesia U-19.

PSSI begitu serius menanggapi hal itu, mulai dari mengirim surat protes ke AFF. Dan kini mengutus Yunus Nusi ke Singapura pada 22 Juli.

"Koordinasi dan komunikasi ke depannya terkait kegiatan yang ada di kita maupun di luar. Juga terkait regulasi, kemarin (Piala AFF U-19 2022) kita dirugikan klasemen mini head to head. Kalau bisa cari lagi (regulasi) yang lain supaya tidak ada celah lagi," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan kepada wartawan, soal Yunus Nusi ke Singapura.

"Itu yang saya inginkan saat Sekjen kemarin ke sana. Kebetulan saya tugaskan agar bisa lebih intensif. Saya diskusi dulu ada sepak bola gajah, diblok dengan sistem klasemen mini head to head, kebetulan kita yang dirugikan. Tapi sekali lagi ini harus ditutup lagi dengan regulasi terkait," ujarnya menambahkan.

Tak cuma protes dan mengutus Sekjen, PSSI sebelumnya juga merespons wacana pindah dari AFF ke Konfederasi Sepakbola Asia Timur (EAFF). Wacana itu ramai diusulkan di media sosial.

Iriawan menjelaskan bahwa pihaknya sudah mempertimbangkan usulan itu. Bahkan PSSI diklaimnya sudah menjalin komunikasi dengan EAFF.

"Surat kami belum dibalas AFF. Saya minta, mungkin minggu ini akan dibalas. Saya minta cepat apa yang mau dijawab," ucap Iriawan.

"Sehingga kita tahu apa tanggapan mereka terkait pertandingan Thailand lawan Vietnam kemarin. Nanti kita lihat apakah pantas? Kalau kita main begitu saja di ASEAN, tidak akan maju-maju," tuturnya.

(aff/cas)

ADVERTISEMENT