Simpati dari FA hingga Timnas Portugal untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

Simpati dari FA hingga Timnas Portugal untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Bayu Baskoro - Sepakbola
Minggu, 02 Okt 2022 22:29 WIB
People examine the damage following a soccer match stampede at the Kanjuruhan Stadium in Malang, East Java, Indonesia, Sunday, Oct. 2, 2022. Panic at an Indonesian soccer match after police fired tear gas to to disperse supporters invading the pitch left over 100 people dead, mostly trampled to death, police said Sunday. (AP Photo/Hendra Permana)
Stadion Kanjuruhan setelah tragedi yang menewaskan ratusan orang. (Foto: AP/Hendra Permana)
Jakarta -

Tragedi Kanjuruhan menyedot perhatian internasional. Federasi-federasi sepakbola Eropa memberi pernyataan duka cita dan doa kepada para korban.

Pertandingan Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam WIB, berakhir duka. Bentrokan terjadi antara penonton di lapangan dengan aparat keamanan yang melemparkan gas air mata ke tribun.

Penonton yang berusaha keluar menghindari gas air mata justru berhimpitan di dalam stadion. Korban jiwa berjatuhan hingga mencapai 125 orang yang terverifikasi, sementara ratusan lainnya luka-luka.

Tewasnya ratusan penggemar Arema FC di Stadion Kanjuruhan menjadi pemberitaan utama sepakbola dunia. Presiden FIFA, Gianni Infanito, menyebut peristima itu 'hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepakbola dan sebuah tragedi memilukan'.

Ucapan simpati turut diberikan federasi-federasi sepakbola Eropa. Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) mengaku sangat berduka atas peristiwa tragis di Stadion Kanjuruhan.

Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF) menyampaikan duka cita dalam pernyataan resmi. Seluruh pertandingan LaLiga dan divisi Segunda pekan ini akan dimulai dengan prosesi mengheningkan cipta untuk para korban Tragedi Kanjuruhan.

"Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol dan LaLiga telah sepakat untuk mengheningkan cipta selama satu menit di semua pertandingan divisi satu dan dua hari ini setelah tragedi yang terjadi dalam pertandingan sepakbola di pulau Jawa, Indonesia. Sejauh ini, 174 orang telah tewas dalam peristiwa fatal dan sekitar 200 orang terluka," begitu isi pernyataan resmi RFEF, Minggu (2/10) malam WIB.

Mengheningkan cipta juga digelar dalam laga Liga Belanda, Eredivisie. Hal itu diungkapkan Federasi Sepakbola Belanda (KNVB) yang ikut menyampaikan duka cita kepada para korban di Kanjuruhan.

"Mengheningkan cipta satu menit akan diadakan sebelum dimulainya semua lima pertandingan yang dimainkan di Eredivisie hari ini untuk menghormati semua yang tewas dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan. Kami bersimpati dengan Indonesia," tulis KNVB dalam pernyataan resminya.

Ucapan simpati dan doa untuk para korban turut diberikan Timnas Jerman dan Timnas Portugal di media sosial. Mereka menyatakan duka cita dan solidaritas untuk masyarakat Indonesia.

"Timnas Portugal bersatu dengan jutaan masyarakat Indonesia dan seluruh keluarga sepakbola. Tetap tegar!" cuit akun resmi Timnas Portugal di Twitter.

(bay/krs)

ADVERTISEMENT