ADVERTISEMENT

Tragedi Kanjuruhan: FAM Turut Berduka, Juga Akan Tinjau SOP-nya

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 03 Okt 2022 00:30 WIB
People examine the damage following a soccer match stampede at the Kanjuruhan Stadium in Malang, East Java, Indonesia, Sunday, Oct. 2, 2022. Panic at an Indonesian soccer match after police fired tear gas to to disperse supporters invading the pitch left over 100 people dead, mostly trampled to death, police said Sunday. (AP Photo/Hendra Permana)
Stadion Kanjuruhan usai tragedi yang memakan korban jiwa. Foto: AP/Hendra Permana
Jakarta -

Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) turut berduka dengan Tragedi Kanjuruhan di Indonesia. Demi antisipasi, FAM juga akan meninjau SOP-nya terkait suporter.

Ucapan duka dan belasungkawa terus mengalir atas tragedi yang terjadi selepas laga Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam WIB. Sejauh ini sudah ada 125 korban yang dikonfirmasi meninggal dunia akibat berdesak-desakan dan sesak napas akibat tragedi tersebut.

Kericuhan pecah selepas peluit panjang berbunyi. Masuknya sejumlah suporter ke lapangan direspons pihak keamanan dengan agresif, termasuk menembakkan gas air mata ke arah tribune sesuai laporan yang beredar.

Hal tersebut memicu kepanikan kerumunan yang berakibat hilangnya nyawa para suporter. Tragedi Kanjuruhan menjadi salah satu tragedi sepakbola terburuk sejak insiden Hillsborough di Sheffield pada 1989 silam antara Liverpool vs Nottingham Forest, yang menewaskan 97 suporter.

Seperti dilansir situs berita Bernama, Sekjen FAM Noor Azman Rahman mengucapkan rasa duka dan belasungkawa kepada pihak korban dan keluarga atas Tragedi Kanjuruhan.

Sehubungan dengan itu, FAM juga akan melakukan peninjauan terhadap prosedur standar (SOP) terkait masuknya suporter ke dalam stadion sebagai bentuk antisipasi.

"Tentu saja kami di asosiasi (FAM) dan komite keamanan senantiasa waspada, dan saya punya kepercayaan penuh terhadap komite di bawah arahan Datuk Seri Hazani Ghazali," ucapnya.

Ucapan Belasungkawa dari Federasi Sepakbola Negara Tetangga Lainnya

Tak cuma dari Malaysia, negara-negara tetangga Indonesia lainnya juga memberikan ucapan belasungkawa atas Tragedi Kanjuruhan. FA Thailand langsung memberikan ucapan duka lewat media sosial-nya.

Plt Presiden Federasi Sepakbola Vietnam Tran Quoc Tuan juga turut menyampaikan rasa duka sedalam-dalamnya atas adanya korban jiwa dalam Tragedi Kanjuruhan dan pihak keluarga yang ditinggalkan.

"Federasi Sepakbola Vietnam amat berduka mendengar insiden yang terjadi kemarin di Indonesia. Federasi Sepakbola Vietnam hendak mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas kehilangan tragis dari keluarga dan teman pihak korban di tragedi ini," ucapnya seperti dikutip Bongda.vn.

(krs/bay)

ADVERTISEMENT