31 Anggota Polri Diperiksa Pelanggaran Etik Tragedi Kanjuruhan

ADVERTISEMENT

31 Anggota Polri Diperiksa Pelanggaran Etik Tragedi Kanjuruhan

muhammad aminudin - Sepakbola
Kamis, 06 Okt 2022 10:25 WIB
Sabtu (1/10) malam terjadi tragedi di Stadion Kanjuruhan. Hingga saat ini, korban tewas akibat tragedi tersebut mencapai 174 orang berdasarkan data yang disampaikan Wagub Jatim, Emil Dardak.
31 Anggota Polri Diperiksa Pelanggaran Etik Tragedi Kanjuruhan (Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim)
Jakarta -

Polri terus melanjutkan investigasi Tragedi Kanjuruhan di Malang. Kini, 31 anggota polri diperiksa terkait pelanggaran etik!

Polri terus melanjutkan investigasi tentang peristiwa yang menewaskan 131 orang di Stadion Kanjuruhan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Sabtu (1/10). Tidak hanya untuk kepentingan penetapan tersangka, tapi terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan personelnya.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan bahwa pada Rabu (5/10/2022) malam ini telah dilakukan rapat yang dipimpin langsung oleh Kapolri di Mapolres Malang.

"Barusan tim invetigasi melaksanakan rapat dipimpin langsung oleh Bapak Kapolri. Tim investigasi melaporkan kepada Pak Kapolri terkait progres yang dicapai. Antara lain yang pertama progres tim investigasi dari Irwasum maupun dari Propam," ujar Dedi saat konferensi pers di Polres Malang.

Dedi menjelaskan bahwa Irwasum dan Propam yang melakukan penyelidikan atas pelanggaran kode etik Polri itu telah memeriksa sejumlah tambahan personel dari sebelumnya. Kalau sebelumnya yang diperiksa sebanyak 28 personel, hingga hari ini jumlahnya bertambah 3 orang personel.

"Tim ini baik Irwasum dan Propram sudah melakukan pemeriksaan terhadap 31 Anggota Polri (terkait pelanggaran etik). Dari 31 anggota itu belum selesai, dilanjutkan pemeriksaan pada malam hari ini, karena sesuai arahan Pak Kapolri ada beberapa hal yang harus betul-betul didalami," ujarnya.

Unsur kehati-hatian dan ketelitian, juga ketepatan yang menurut Dedi ditekankan oleh Polri kepada seluruh Tim Investigasi dalam melakukan penyelidikan berkaitan Tragedi Kanjuruhan.

Artikel ini sudah tayang di detikJatim, silakan baca selengkapnya di sini.

(mua/aff)

ADVERTISEMENT