Wright yang pernah membela tim 'Gudang Peluru' periode 1991-1998 dan jadi pujaan di sana mengaku tak habis pikir dengan tindakan William Gallas yang membeberkan masalah internal klub ke media.
"Aku tak percaya dia bisa bicara tentang seorang pemain yang tak disukai rekan lainnya. Gallas juga gila mengungkap keributan antar pemain Arsenal kala jeda lawan Spurs. Beberapa hal lebih baik tetap di ruang ganti," katanya di The Sun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tanpa melebih-lebihkan, aku pastinya sudah melihat sekitar 20 keributan serius di tempat latihan. Tapi masalah baru dimulai kala insiden itu terpublikasi," seru Wright.
Pernyataan Gallas yang mengecam seorang pemain misterius yang usianya enam tahun lebih muda dari dia pun jadi sorotan Wright. "Saya pikir itu membuat dia jadi kekanak-kanakan. Seharusnya sebut saja namanya atau tidak sama sekali."
Pernyataan Gallas tentang masalah yang ada di dalam tubuh Arsenal tak pelak pasti turut mengguncang fans klub London tersebut. Padahal sebagai kapten, Wright menilai tugas Gallas bukan hanya melindungi pemain tapi juga fans.
"Pendukung Arsenal kini berpikir 'Apa yang tengah terjadi di klun kami'. Jelas ada sesuatu di ruang ganti. Ini harus segera dijernihkan," tegas dia.
Wright lantas mengenang cara yang biasa dipakai Arsenal era dulu untuk menjernihkan riak-riak masalah yang ada di dalam klub. "Kami biasa menyelesaikannya di kedai kopi, sebuah tempat di King's Road di London."
"Saat kami ke sana, semua masalah tuntas. Kami menyelesaikan masalah satu sama lain dan tertawa. Kami ada di lingkungan yang jauh dari klub dan itu baik untuk kami semua. Aku pikir para pemain Arsenal (kini juga) harus pergi ke suatu tempat, di luar pusat latihan, agar bisa kompak lagi," saran Wright.
(krs/krs)











































