Berbatov Tidak Malas, Cuma Santai

Berbatov Tidak Malas, Cuma Santai

- Sepakbola
Selasa, 03 Feb 2009 12:21 WIB
Berbatov Tidak Malas, Cuma Santai
Manchester - Bahkan sejak gabung dengan Tottenham Hostpur, Dimitar Berbatov sudah dijuluki pemalas. Saat di Manchester United label tersebut tak juga hilang, sang striker pun buka mulut, tentunya melontarkan sanggahan.

Didatangkan mahal-mahal dari Spurs dengan banderol 30,75 juta poundsterling, Berbatov sempat mendapat kritik lantaran dianggap kurang gesit dan terlihat seperti malas-malasan. Kondisi tersebut akan terlihat dengan sangat jelas saat dia ditandemkan dengan Wayne Rooney di lini depan Manchester United.

Tapi tentu saja striker Bulgaria itu tidak benar-benar malas. Setidaknya demikian klaim Berbatov seperti dimuat di Dailymail.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kalau dia punya gaya yang jauh berbeda di atas lapangan jika dibanding pesepakbola lain, itu karena Berbatov bukan tipe orang yang mudah panik. Mantan pesepakbola Bayern Leverkusen itu mengaku efek malas yang terlihat dalam performanya adalah karena dia merupakan orang yang santai.

"Saya orang yang rileks. Saya bermain sepakbola sesuai cara saya, dan itu tak akan berubah - saya memilih untuk bermain seperti itu. Saya menyaksikan pertandingan dan melihat pemain yang panik saat memegang bola, dia juga terlihat sangat gugup. Tapi kadang saya sudah tahu apa yang akan saya lakukan sebelum bola datang, itulah yang membuat saya tenang," ungkap Berbatov.

Tudingan malas pada Berbatov memang jadi tidak tepat jika melihat jumlah gol yang sudah dia sumbangkan buat "Setan Merah". Di seluruh kompetisi yang diikuti MU, sudah 11 gol dia leasakkan dengan enam di antaranya datang di Premiership.

Soal gayanya yang terlihat malas-malasan itu, Berbatov justru mengaku mendapat dukungan dari Sir Alex Ferguson. Striker 28 tahun itu juga menyebut kalau perbedaan gaya dari masing-masing pemain adalah salah satu kunci kesuksesan The Red Devils di musim ini.

"Masih ada yang harus dilakukan sebelum benar-benar merasa puas dengan permainan saya, tapi boss (Fergie) meminta saya untuk tidak mengubah apapun. Dia memberikan saya kebebasan untuk mengekspresikan kualitas yang saya miliki."

"Tapi saya terus mengatakan pada diri saya kalau usaha yang sudah dilakukan harus terus ditingkatkan karena saya seorang perfeksionis dan punya standar tinggi. Saya tahu tak bisa menjadi sempurna setiap saat, tapi saya lebih menikmati membuat assist dibanding mencetak gol karena saya hanya ingin memainkan bagian saya dalam membantu MU memenangi tropi," pungkas Berbatov. (din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads