Menjamu Chelsea di Villa Park, Sabtu (21/2/2009) malam WIB, Gareth Barry cs takluk 0-1 lewat Nicolas Anelka. Inilah kekalahan pertama Villa sejak awal November 2008 kala ditaklukkan Middlesbrough 1-2, kekalahan yang juga membuat posisi Villa turun satu anak tangga ke posisi empat klasemen.
Martin O'Neill menyebut kekalahan tersebut sebagai akibat dari kelelahan menyusul padatnya jadwal pertandingan Villa. Dalam enam hari, tim asal Birmingham ini harus main tiga kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Villa sesungguhnya tidak inferior dibanding tamunya dan mampu menciptakan sejumlah peluang dan bahkan tampil lebih baik di babak kedua, meski tetap tidak mampu menghindarkan diri dari kekalahan. Walau posisinya harus melorot satu strip ke peringkat keempat, O'Neill optimis tim asuhannya bisa menutup kompetisi dengan finish di posisi atas klasemen.
"Ya, ini memang kemunduran. Namun kompetisi masih belum selesai. Itulah kuncinya," tukas pelatih berusia 56 tahun ini. "Kami punya beberapa pemain berkualitas dan mereka saat ini frustasi. Namun kami akan kembali."
"Para pemain memiliki daya juang dan keinginan yang sangat kuat, mereka memberikan segalanya seperti biasa. Kami memang kalah, namun kami masih belum berhenti berjuang," pungkasnya. (din/arp)











































