'Suporter Jangan Terlalu Berisik'

'Suporter Jangan Terlalu Berisik'

- Sepakbola
Selasa, 24 Feb 2009 12:50 WIB
Suporter Jangan Terlalu Berisik
Middlesbrough - Permintaan tak lazim dikeluarkan pejabat Middlesbrouh. Alih-alih membuat atmosfer stadion semakin membara, penonton malah dihimbau untuk meredam volume keberisikan mereka. Lho kok?

Himbauan itu diformalkan dalam bentuk surat, yang disebarkan di luar stadion Riverside menjelang laga The Boro melawan Wigan hari Sabtu lalu, yang kemudian berakhir imbang tanpa gol alias 0-0, yang itu berarti sudah sekitar delapan jam pasukan Gareth Southgate belum mampu menjebol gawang lawan-lawannya.

"Saya makin sering menerima keluhan dari fans kami sendiri buat suporter selalu berdiri, dan mereka yang terus-menerus membuat kegaduhan di sektor belakang," tulis Sue Watson, pejabat bagian keamanan Middlesbrough, dalam himbauan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tolonglah berhenti. Bikinlah kegaduhan seberisik yang kalian suka (hanya) kalau tim kita mencetak gol. Tapi kegaduhan yang terus-menerus membuat sebagian fans terganggu."

Tentu saja himbauan tersebut dikecam di sana sini. Seorang pemegang tiket terusan bernama Andrew Leight mengatakan, "Ini 'kan olahraga yang penuh gelora. Apa mereka akan membagi-bagian kartu catatan untuk memberi tahu kapan kami bisa bernyanyi dan kapan tidak?"

"Pikirkan dong posisi kita saat ini di klasemen. Klub pastinya ingin kami memberi dukungan terus-menerus," sambung pria berusia 45 tahun itu, seperti dilansir dari The Sun.

"Waktu kita masih bermarkas di stadion lama di Ayresome Park, Anda bahkan bisa mendengar gemuruh penonton dari pusat kota. Kita justru harus membuat Riverside menderu-deru seperti itu!"

Gara-gara selebaran tersebut sekelompok fans yang gusar sampai membuat sebuah Facebook dan meminta Ms. Watson meletakkan jabatannya.

Belakangan pejabat Boro yang lain, chief operating officer Neil Bausor, "meralat" surat buatan Watson tersebut. IaΒ  mengatakan bahwa klub tetap membutuhkan dukungan yang "bergelora dan berisik" dari fans.

"Kami memahami kuatnya perasaan yang muncul dari isu ini, dan kami mengerti bahwa surat itu gampang disalahtafsirkan. Kami minta maaf pada semua suporter yang merasa terusik."



(a2s/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads