Arshavin mengkritik penampilan Arsenal ketika dibekap Chelsea 1-4, Minggu (10/5/2009) malam WIB. Pemain yang ditransfer dari Zenit St. Petersburg awal Februari silam ini menilai para koleganya bermain tanpa semangat.
"Arsenal hanya bermain baik di 15 hingga 20 menit pertama laga. Setelah itu, teman-teman menilai partai melawan Chelsea ini bukanlah laga yang penting dan menganggap seperti layaknya sesi latihan biasa," tukas Arshavin kepada Daily Mail, dikutip dari Goal. Memang, kekalahan tidak akan mempengaruhi posisi 'Tim Gudang Peluru' di posisi empat klasemen sementara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemain bernomor punggung 23 ini pun mengaku tidak habis pikir mengapa manajer Arsene Wenger tidak mengizinkannya untuk ambil bagian ketika melawan Chelsea. "Di Piala FA, Wenger mencadangkan saya dan hanya memainkan saya dalam beberapa menit. Selanjutnya, saya sama sekali tidak masuk tim untuk melawan Chelsea di Liga Primer," tutupnya.
Belum lama ini, Arshavin juga mengaku kesulitan dengan peran baru sebagai gelandang kiri yang diberikan Wenger kepada pemain yang aslinya adalah seorang gelandang serang ini.
Di awal kedatangannya di Arsenal, Arshavin mengakui bahwa dirinya adalah orang yang suka bicara blak-blakan. Kurang dari enam bulan berada di Emirates, ucapan itu terbukti. Yang jelas, Wenger harus putar otak untuk "menjinakkan" sang pemain yang diboyong dengan transfer sekitar 200 miliar rupiah itu.
(krs/key)











































