Setelah mencatat double winners musim 2004-2005, Arsenal memang sepi prestasi hingga kini. Musim ini, The Gunners terpaku di urutan empat Liga Inggris, gagal di semifinal Liga Champions serta sudah tersingkir di dua ajang piala lokal.
Kritik tajam pun tak pelak segera menyerbu Wenger. Sebagai manajer, jelas bahwa pria Prancis itulah yang paling bertanggungjawab terhadap pencapaian The North Londoners.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini adalah musim terberat Arsene di sini. Dia benar-benar tidak senang dengan komentar yang harus ia dengar belakangan ini," ujar seorang sumber di Arsenal seperti dilansir The Sun.
"Kesimpulannya, dia merasa terluka dan dikhianati," sambung sang sumber lagi.
Wenger merasa bahwa kerjanya selama ini tidak dihargai. Karena itu, Wenger pun ingin para pengkritiknya tahu bahwa ia tidak senang bila mendapat serangan seperti itu.
"Dia sangat marah dengan kritik yang muncul dari rapat para pemegang saham. Arsene merasa itu sudah keterlaluan," papar si sumber lagi.
Kegerahan Wenger ini dipastikan akan terus menghangatkan rumor yang sedang berkembang bahwa dia akan hijrah ke Spanyol untuk menangani Real Madrid. Seperti diketahui, capres Madrid, Florentino Perez, ngebet mendudukan Wenger sebagai arsitek Los Blancos musim depan.
(arp/a2s)











































