Drogba dan Bosingwa mendapat hukuman beragam menyusul aksi protes mereka terhadap wasit Tom Henning Ovrebo saat Chelsea disingkirkan Barcelona di semifinal Liga Champions. Pemain The Blues menganggap kalau wasit asal Swedia itu membuat beberapa keputuan kontroversial saat tidak memberi Chelsea hadiah penalti.
Protes paling keras dilakukan Drogba dan Bosingwa, hal mana membuat keduanya dijatuhi sanksi larangan bertanding dengan jumlah yang beragam. Meski Chelsea hingga kini belum memastikan akan mengajukan banding, namun John Terry sudah lebih dulu mengajukan pembelaan melalui komentarnya di media.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin agar orang yang berwenang dalam hal ini melihat dari perspektif yang berbeda dan menyadari kalau setelah pertandingan Didier sudah meminta maaf atas aksi yang dia lakukan. Saya pikir dia menyadari kalau anak-anak menyaksikan pertandingan tersebut dan dia layak dapat larangan bertanding. Tapi memperpanjangnya? Saya pikir tidak. Mungkin (sebaiknya hanya) larangan bertanding dua kali," sambung dia.
UEFA pada Rabu (17/6/2009) lalu memutuskan kalau Drogba mendapatkan sanksi larangan empat kali bertanding di kompetisi Eropa plus dua laga tambahan dalam masa percobaan dua tahun. Sedang Bosingwa yang menuduh wasit sebagai pencuri dan sudah disuap terkena tiga kali larangan bertanding ditambah satu laga hukuman penundaan.
"Sanksi Jose Bosingwa. Saya tak tahu dari mana datangnya itu. Jujur saja kalau semua pemain (Chelsea) merasakan apa yang dilontarkan Bosingwa dan untuk saja tak ada pemain lain yang mengucapkan kalimat yang sama. Tapi yang dia katakan adalah apa yang tengah dirasakan fans dan juga pemain saat itu," pungkas Terry yang berharap banding Chelsea akan diterima UEFA.
(din/din)











































